Liputan6.com, Jakarta: Polri meminta bantuan para hacker komputer untuk melacak, siapa di belakang situs internet yang mengklaim diri bertanggung jawab atas pengeboman di JW Marriott dan Ritz Carlton (17/7) silam, yang menewaskan sembilan orang.
Pernyataan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Polisi Nanan Soekarna ini disampaikan untuk mengajak keterlibatan masyarakat terutama para hacker. Nanan Soekarna menilai, banyak sekali hacker cerdas di Indonesia. Polisi hingga kini masih terus memburu, siapa di belakang jaringan situs blogspot.com.
"Tim kejahatan cyber memburu orang di belakang ini dengan harapan kami bica melacak mereka," ujar Nanan Soekarna, seperti dikutip kantor berita AFP.
Hingga kini polisi masih belum mengetahui pasti, apakah klaim dalam bahasa Indonesia dan Arab itu otentik. Situs itu ditemukan awal pekan ini di jaringan blogspot.com. Pesan pertama turun hari Minggu namun baru ditemukan oleh media hari Rabu. Halaman situs ini mengklaim menyerang Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton dengan nama tokoh ekstrem kelahiran Malaysia, Noordin Mohammad Top dan sekelompok yang menyebut dirinya "Organisasi Al Qoidah Indonesia".
Isi blog itu memuji "dua pahlawan bersaudara" yang meledakkan diri di JW Marriott dan Ritz-Carlton di pusat kota Jakarta dan kawasan diplomat.
Selain situs, polisi juga masih dipusingkan dengan dua potongan kepala yang diduga sebagai pelaku peledakan atau dua pahlawan bersaudara . Sebab, hingga kini polisi belum juga bisa mengungkap identitas kedua potongan kepala tersebut walau sudah meminta bantuan pusat data polisi negara-negara Asia.
Noordin adalah tersangka otak pemboman bunuh diri di Indonesia tahun 2002, 2003, 2004, 2005 yang menewaskan sedikitnya 42 orang dan melukai banyak orang, dan 2009.(VIN)
Pernyataan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Polisi Nanan Soekarna ini disampaikan untuk mengajak keterlibatan masyarakat terutama para hacker. Nanan Soekarna menilai, banyak sekali hacker cerdas di Indonesia. Polisi hingga kini masih terus memburu, siapa di belakang jaringan situs blogspot.com.
"Tim kejahatan cyber memburu orang di belakang ini dengan harapan kami bica melacak mereka," ujar Nanan Soekarna, seperti dikutip kantor berita AFP.
Hingga kini polisi masih belum mengetahui pasti, apakah klaim dalam bahasa Indonesia dan Arab itu otentik. Situs itu ditemukan awal pekan ini di jaringan blogspot.com. Pesan pertama turun hari Minggu namun baru ditemukan oleh media hari Rabu. Halaman situs ini mengklaim menyerang Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton dengan nama tokoh ekstrem kelahiran Malaysia, Noordin Mohammad Top dan sekelompok yang menyebut dirinya "Organisasi Al Qoidah Indonesia".
Isi blog itu memuji "dua pahlawan bersaudara" yang meledakkan diri di JW Marriott dan Ritz-Carlton di pusat kota Jakarta dan kawasan diplomat.
Selain situs, polisi juga masih dipusingkan dengan dua potongan kepala yang diduga sebagai pelaku peledakan atau dua pahlawan bersaudara . Sebab, hingga kini polisi belum juga bisa mengungkap identitas kedua potongan kepala tersebut walau sudah meminta bantuan pusat data polisi negara-negara Asia.
Noordin adalah tersangka otak pemboman bunuh diri di Indonesia tahun 2002, 2003, 2004, 2005 yang menewaskan sedikitnya 42 orang dan melukai banyak orang, dan 2009.(VIN)
Advertisement