Benarkah Adopsi Anak Bisa Pancing Kehamilan Istri?

Segala cara untuk memiliki anak sudah dilakukan, berkonsultasi dengan ginekolog, androlog atau bahkan Psikolog seksual.

oleh Fitri Syarifah diperbarui 13 Des 2015, 11:00 WIB
Anak sakit (parentdish.ca)

Liputan6.com, Jakarta Segala cara untuk memiliki anak sudah dilakukan, berkonsultasi dengan ginekolog, androlog atau bahkan psikolog seksual. Namun istri tak kunjung hamil, apa yang harus dilakukan dan apakah benar mengadopsi anak dapat memancing kehamilan istri?

Menurut Psikolog Seksual Zoya Amirin, sebenarnya ada dua hal yang bisa Anda dan pasangan jalani. Pertama, jangan stres. Abaikan semua omongan orang lain yang menanyakan kapan hamil dan sebagainya.

"Rileks, jalani dengan santai. Itu kuncinya. Jangan sampai kejar tayang, lagi ovulasi atau terlalu menghitung kesuburan. Biasanya yang seperti ini tidak jadi. Lakukan saja hubungan seks dengan santai dan penuh cinta. Kalau mendapat tekanan dari lingkungan yang begitu besar, justru akan semakin sulit," kata Zoya untuk Sexpedia, ditulis Minggu (13/12/2015).

Bila tidak berhasil juga, kata Zoya, coba menikmati keberduaan dengan pergi keluar dan menikmatinya. Sebab saat memiliki anak, pasti ada risiko yang melibatkan perasaan. Misalnya harus sabar, sensitifitas istri yang penuh hormon karena lelah, dan banyak sekali hal yang akan dihadapi.

Kemungkinan lain yang bisa Anda lakukan adalah membahas untuk mengadopsi anak. "Buat ayah bunda, atau yang baru menjadi suami istri bahas kalau ada kemungkinan Anda kesulitan memiliki anak meskipun fisik baik saja. Cobalah untuk adopsi, ada banyak di dunia ini anak yang mencari kesempatan untuk  memiliki orantgtua luar biasa seperti Anda."

"Saya percaya, anak yang baik dilahirkan dari orangtua yang baik. Dan DNA, saya rasa tidak sebanding dengan apa yang Anda berikan pada anak, values sebagai orangtua mungkin akan lebih terasah walaupun Anda bukan orangtuanya secara biologis," tukasnya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya