REVIEW Kampung Akik, Audi Marissa Jajal Peran Biduan Lagi

Di Kampung Akik, Audi berperan sebagai biduan dangdut bernama Mirah Delima.

oleh Puji Astuti HPS diperbarui 19 Nov 2015, 13:00 WIB
Sinetron Kampung Akik. (dok. SCTV)

Liputan6.com, Jakarta Audi Marissa kembali menunjukan kemahiran bakat aktingnya di sinetron terbaru SCTV bertajuk Kampung Akik. Kali ini, Audi berkesempatan mengemban peran utama setelah sekian lama selalu menjadi pendukung di beberapa judul yang hits beberapa tahun ini, seperti Love in Paris dan Diam Diam Suka.

Di Kampung Akik, Audi berperan sebagai biduan dangdut bernama Mirah Delima.

Ceritanya, Mirah terpaksa menjadi penyanyi dangdut sebagai balas budi pada ibu yang mengangkatnya dari panti asuhan sejak bayi. Selain bernyanyi, Mirah juga harus bekerja sebagai office girl di sebuah kantor pengembang milik pengusaha (diperankan Hikmal Abrar).

Paras cantik Audi Marissa [foto: instagram/audimarissa]

Richard (Irsyadillah), anak si pengusaha diminta ke sebuah perkampungan yang terkenal dengan kerajinan batu akik-nya untuk melihat kampung tersebut lebih dekat. Di sana, dengan kamera, ia memotret tiap sudut kampung tersebut. Tanpa sengaja, kameranya menangkap gambar gadis bersepeda yang langsung membuatnya jatuh hati.

Kembali ke kantor, Richard bertemu lagi dengan gadis yang ternyata adalah office girl di kantornya. Gadis ini Mirah. Richard galau. Ia harus mengikuti perintah ayahnya untuk mengurusi proyek mall di Kampung Akik. Tapi dengan begitu, ia harus menggusur kampung si gadis yang membuatnya terpesona tersebut.

Mirah tak hanya ditaksir Richard, anak bosnya di kantor. Samsul (Hardi Fadhillah), sahabatnya dari kecil juga menyukainya sejak lama. Samsul sendiri adalah salah satu penjual batu akik di Kampung Akik. Ke mana-mana, ia selalu bertiga dengan 2 temannya (diperankan Aron Ashab dan Ozzol Ramdan).

Suatu hari, ia berhasil menjual batu akik palsu kepada seorang kolektor seharga Rp 5 juta. Salah satu pedagang saingan di pasar yang iri melaporkan ke pak Lurah (diperankan Dicky Candra). Pak Lurah berjanji akan menutup lapak Samsul. Tapi ternyata bukan hanya lapak Samsul saja yang ditutup. Melainkan seluruh pedagang dan Kampung Akik tersebut bakal digusur karena akan didirikan mall di sana.

Sinetron Kampung Akik. (dok. SCTV)

Episode pertama Kampung Akik ditutup dengan adegan penancapan plang penggusuran yang langsung didemo warga kampung. Sebagai cerita pemula dengan jam tayang pukul 16.30 wib, Kampung Akik punya cerita yang cukup membuat penonton betah menyaksikannya. Penggambaran Kampung Akik juga terasa nyata dengan banyaknya macam-macam batu akik yang diperlihatkan.

Terlebih Kampung Akik bakal jadi pertaruhan nama Audi Marissa hingga layak disebut aktris berbakat sejauh ini. Meski sebelumnya di Diam Diam Suka, Audi juga memerankan penyanyi dangdut namun di sana ia tampil elegan dan muda. Di Kampung Akik, tampilan Audi lebih norak dan kampungan. Maklum, ia jadi biduan di sinetron ini.

Belum terlalu terlihat bagaimana chemistry-nya dengan Hardi Fadhillah di sini. Tapi untuk Irsyadillah, pendatang baru yang sebelumnya bermain antagonis di Pacarku Dari Langit, cukup memberi kesegaran di deretan pemain. Kampung Akik juga jadi debut akting bintang muda penuh sensasi, Aron Ashab di dunia persinetronan Indonesia.

Kampung Akik menggunakan lagu "Antara Aku, Kau dan Batu Akik" dari band Wali sebagai soundtrack-nya. Sinetron ini mulai tayang hari Rabu (18/11/2015) kemarin di SCTV setiap hari pada pukul 16.30 WIB.** (Puj/Ade)

 


 

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya