Liputan6.com, Los Angeles: Penggemar Michael Jackson di Amerika Serikat ternyata tidak terlalu peduli apakah bintang pop dunia itu dimakamkan secara Islam atau dengan tradisi Saksi Jehuwa. Tapi seperti dilansir Voice of America, upacara memorial jenazah Jackson di pemakaman Forest Lawn, Selasa (7/7) pagi waktu AS, yang dihadiri kerabat dan teman terdekat dilakukan mengikuti tradisi dan tatacara aliran Saksi Jehuwa. Jackson tumbuh dan dibesarkan dalam keluarga besar yang taat pada keyakinan Saksi Yehuwa ini.
Sebelumnya sempat muncul kabar Jackson telah menjadi mualaf sebelum meninggal. Namun, tidak pernah ada pernyataan publik dari pihak mana pun, termasuk Jackson yang menyatakan dirinya sudah masuk Islam. Dewan Hubungan Islam-AS dan Masyarakat Islam AS, dua organisasi Islam terbesar di Negeri Paman Sam, menyatakan hanya Tuhan yang tahu apa sebenarnya agama Michael Jackson sebelum meninggal.(BOG/VIN)
Sebelumnya sempat muncul kabar Jackson telah menjadi mualaf sebelum meninggal. Namun, tidak pernah ada pernyataan publik dari pihak mana pun, termasuk Jackson yang menyatakan dirinya sudah masuk Islam. Dewan Hubungan Islam-AS dan Masyarakat Islam AS, dua organisasi Islam terbesar di Negeri Paman Sam, menyatakan hanya Tuhan yang tahu apa sebenarnya agama Michael Jackson sebelum meninggal.(BOG/VIN)