Pemerintah Perlu Contoh Malaysia Beri Kredit Murah UMKM

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo berharap pemerintah meniru kebijakan Malaysia untuk memberikan kredit murah bagi para pelaku UMKM.

oleh Dian KurniawanDiterbitkan 06 November 2015, 09:05 WIB
Istri Bupati Banjar gemar pamerkan produk kerajinan dan UMKM setiap daerahnya mengikuti pameran.

Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo Soekartono berharap, pemerintah meniru kebijakan Malaysia untuk memberikan kredit murah bagi para pelaku usaha Unit Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Sebab, negara tetangga itu dinilai sukses karena memberikan kredit murah kepada para pelaku UMKM.

"Di negara lain seperti Malaysia, bunga kredit UKM mereka 1/3 dari komersial. Bila dalam 2 tahun mereka mengalami kemajuan, maka bunga sama pinjamannya dihapus. Para pelaku UMKM di sana hanya membayar pajak. Ini yang perlu diperhatikan oleh pemerintah," kata Bambang di Surabaya, Kamis 5 November 2015.

Bambang mengatakan, memang Kredit Usaha Rakyat (KUR) saat ini sudah menurun dari pada sebelumnya. Namun menurutnya, masih kurang.

"12 persen itu masih kurang, harusnya bisa di bawah 6 persen. Belum lagi masalah perizinan, investor bisa 3 jam selesai kan sekarang. Tapi kenapa, di NTB itu misalnya, saya cek sendiri ngurus perizinan UMKM nya bisa sampai berbulan-bulan?" tandas politikus Partai Gerindra itu.

Hal senada juga disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Daerah (KPPU) Surabaya Aru Armando. Dia  menegaskan, pihaknya mencurigai adanya kartel suku bunga yang terjadi di negeri ini.

"Aneh kan, suku bunga bagi UMKM lebih besar daripada untuk korporasi besar," pungkas Aru. (Mvi/Mut)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya