Perdana Menteri Mesir Sherif Ismail (kanan) melihat kondisi pesawat yang sudah hancur akibat terjatuh di Mesir utara, Sabtu (31/10/2015). Pesawat membawa 224 penumpang jatuh ke daerah pegunungan Sinai setelah kehilangan kontak radar. (REUTERS/Stringer)
Perdana Menteri Mesir Sherif Ismail (kanan) melihat kondisi pesawat yang sudah hancur di kota El Arish , Mesir utara,(31/10/2015). Pesawat membawa 224 penumpang jatuh ke daerah pegunungan Sinai setelah kehilangan kontak radar.(REUTERS/Stringer)
Kondisi pesawat yang hancur akibat terjatuh di pegunungan Sinai, Mesir utara,(31/10/2015). Pesawat Airbus A-321 jatuh pada hari Sabtu, tak lama setelah meninggalkan bandara Sharm el-Sheikh untuk terbang ke St Petersburg, Rusia.(REUTERS/Stringer)
Polisi saat melakukan evakuasi korban kecelakaan pesawat yang jatuh di Kairo, Mesir, Sabtu (31/10/2015). Pesawat membawa 224 penumpang jatuh ke daerah pegunungan Sinai setelah kehilangan kontak radar. (REUTERS/Asmaa Waguih)
Keluarga korban tampak khawatir menunggu kepastian korban jiwa dari Pesawat Airbus A-321 di di St. Petersburg , Rusia, Sabtu (31/10/2015). Kecelakaan ini kabarnya menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat. (REUTERS/Peter Kovalev)