Polisi: Sebelum Dibunuh, Bocah F Dicabuli Berulang Kali

Hasil pemeriksaan dokter forensik terhadap jasad bocah F, ditemukan fakta mencengangkan.

oleh Hanz Jimenez Salim diperbarui 09 Okt 2015, 16:23 WIB
Ilustrasi Pembunuhan Eno. (Andri Wiranuari/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya terus menyelidiki kasus tewasnya bocah F. Dari hasil pemeriksaan sementara, sebelum dihabisi bocah F diduga dicabuli oleh pelaku.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Khrisna Murti mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dokter forensik terhadap jasad bocah F, ditemukan fakta mencengangkan. Ternyata alat kelamin dan dubur F rusak.

"Karena si korban bocah F terluka depan belakang," terang Khrisna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/10/2015).

Menurut dia, dari hasil forensik itu muncul dugaan kuat bahwa bocah kelas 2 SD itu sudah berkali-kali dicabuli oleh pelaku. "Artinya apa, F sudah berkali-kali dicabuli," ungkap Khrisna.

Jasad bocah F ditemukan terbujur kaku dengan posisi badan tertekuk di dalam sebuah kardus yang tergeletak di gang pinggir Jalan Sahabat Kampung Belakang, Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat 2 Oktober 2015 malam. Saat ditemukan sekelompok pemuda yang tengah melintas, kondisi jasad F sangat mengenaskan. Mulut dilakban, tangan dan kakinya juga dililit lakban.

Hasil autopsi memperlihatkan, F mengalami kekerasan seksual dan fisik yang akhirnya membuatnya meregang nyawa. Identitas gadis kecil ini baru terungkap usai keluarga mendatangi kamar jenazah RS Polri, setelah mendengar pemberitaan mengenai penemuan mayat bocah perempuan di media elektronik Sabtu 3 Oktober 2015 siang. (Sun/Mut)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya