Liputan6.com, Makassar - Sebanyak 3 terpidana teroris Poso masing-masing Ambo Intan alias Ambo alias Pak Ambo alias Zubaie alias Ali bin Cora (26), Muhammad Fadli Gani Ibrahim alias Rodik alias Mamat (23), dan Ariyanto alias Ato Margono alias Abu Ulya (30) tiba di Bandara Hasanuddin Makassar. Ketiganya akan menjalani masa penahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar.
Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Makassar A Zulkarnain Lopa mengatakan, ketiga terpidana teroris Poso tersebut resmi diterima pihaknya dari tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Satgas Terorisme Kejaksaan Agung RI.
Ketiganya tiba di Bandara Internasional Sulten Hasanuddin Makassar pukul 11.35 Wita. Mereka mendapat pengawalan ketat dari Detasemen Khusus (Densus) 88 selama dibawa ke Lapas Kelas I Makassar guna menjalani hukuman pidana.
"Mereka sudah divonis dan akan menjalani masa hukuman di Lapas Kelas I Makassar. Sidang vonisnya itu digelar di Jakarta kemudian terpidana dilimpahkan ke sini untuk menjalani masa hukumannya," terang Zulkarnain kepada Liputan6.com, Kamis (1/10/2015).
Ambo Intan alias Ambo alias Pak Ambo alias Zubaie alias Ali bin Cora (26) merupakan warga Kecamatan Kera, Kabupaten Wajo, Sulsel. Dia ditangkap oleh tim Densus 88 Polri di Poso, Sulteng. Ambo Intan terdata tinggal di Jalan Museum II Kelurahan Tanah Patah Kecamatan Ratu Agung, Bengkulu. Sementara, alamat lainnya yang ada di KTP yang dimilikinya berlokasi di Desa Mesani, Dusun Rata Lemba, Kecamatan Poso Pesisir Taman Jeka, Kabupaten Poso. Dalam KTP itu, dia berstatus sebagai pedagang dan berpendidikan hanya setingkat SD.
Muhammad Fadli Gani Ibrahim alias Rodik alias Mamat (23) merupakan warga Gorontalo, Sulteng. Namun, di Poso, dia tinggal di sebuah rumah kos yang beralamatkan di kompleks Masjid Al-Muhajirin Kelurahan Kayananya, Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso. Kadang dia tinggal di rumah keluarganya di Jalan KS Tubun Nomor 8, Kelurahan Lawanga Kecamatan Poso Kota Utara Kabupaten Poso. Dia merupakan seorang buruh bangunan dan memiliki pendidikan setingkat D3 di Akademi Keperawatan di Landangan.
Sementara Ariyanto alias Ato Margono alias Abu Ulya (30) adalah warga Poso. Dia berdomisili di Lorong Merpati Kelurahan Kayananya Kecamatan Poso Kota, Sulteng. Pekerjaannya sebagai buruh bangunan dan memiliki pendidikan setingkat SMP namun tidak tamat hingga dicokok tim Densus 88 karena terlibat jaringan teroris Poso. (Bob/Mvi)
Advertisement