Siswa SD Berkelahi Hingga Tewas, Bimbim: Samperin Yuk Menterinya

Bimbim meminta adanya revolusi di dunia pendidikan.

oleh Fachrur RozieDiterbitkan 22 September 2015, 20:15 WIB
Penggebuk drum Slank, Bim-Bim memiliki obsesi terhadap TV online yang diberi nama Slank.tv (Liputan6.com/Faisal R Syam)

Liputan6.com, Jakarta Belum lama ini terjadi perkelahian antara siswa kelas dua Sekolah Dasar (SD) di Jakarta dan mengakibatkan salah seorang siswanya meninggal. Melihat kejadian tersebut, pentolan Slank, Bimbim sangat kecewa.

"Kita samperin yuk menterinya. Seharusnya SD Negeri jadi contoh yang benar-benar. Kan masa depan Indonesia dari pendidikannya," kata Bimbim saat ditemui di markas Slank di Gang Potlot, Durentiga, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2015).

Sebagai duta anti narkoba, Bimbim Slank menyadari betul akan jahatnya narkoba bagi generasi muda Indonesia.

Melihat kejadian tersebut, Bimbim mengaku jadi enggan menyekolahkan sang anak di Sekolah Dasar milik pemerintah alias SD Negeri. Bimbim pun meminta pemerintah agar merevolusi dunia pendidikan.

"Kalau gue sendiri sih khawatir untuk menaruh anak gue di (sekolah) negeri. Apalagi, kalau dengar anak SD berantem, gue pikir cuma anak SMP dan SMA aja. Ini sudah lampu kuning, peringatan buat kita. Harus revolusi lagi buat pendidikan," terang Bimbim.

Foto dok. Liputan6.com

Dengan kejadian yang sudah terlanjur terjadi seperti ini pun Bimbim katakan tak bisa menyalahkan pihak mana pun. Semua tetap harus bertanggung jawab.

"(Jadi tanggung jawab) semuanya, ditambah lagi si anak dapat referensi dari mana. Mungkin dari film atau teve. Sebenarnya balik ke hukum lah, itu harus dijalani," kata Bimbim. (Fac/fei)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya