Liputan6.com, Semarang: Nasib memilukan menimpa Sari Suyati Setyowati, bocah perempuan penderita polio di Semarang, Jawa Tengah. Sari yang menderita gizi buruk terpaksa hidup dengan cara meringkuk dalam sebuah kardus bekas di emperan pasar.
Menurut Sriyuni, ibu kandungnya, mereka sudah beberapa hari telantar di Pasar Johar. Wanita asal Tenggowo Wetan, Surabaya, Jawa Timur itu datang ke Semarang untuk bertemu kerabat yang akan mengantar putrinya berobat. Namun, Sriyuni yang ditinggal suaminya bekerja di Malaysia malah kehilangan alamat kerabatnya itu.
Perbekalan yang habis membuat keduanya bergantung hidup dari belas kasihan warga dan pedagang yang melintas. Sejumlah warga sudah melaporkan keberadaan ibu dan anak itu ke pihak terkait. Sayangnya, belum ada tanggapan. Kondisi Sari terus memburuk. Selain kurang makan, kesehatannya mulai terganggu karena tidur di udara terbuka.(OMI/VIN)
Menurut Sriyuni, ibu kandungnya, mereka sudah beberapa hari telantar di Pasar Johar. Wanita asal Tenggowo Wetan, Surabaya, Jawa Timur itu datang ke Semarang untuk bertemu kerabat yang akan mengantar putrinya berobat. Namun, Sriyuni yang ditinggal suaminya bekerja di Malaysia malah kehilangan alamat kerabatnya itu.
Perbekalan yang habis membuat keduanya bergantung hidup dari belas kasihan warga dan pedagang yang melintas. Sejumlah warga sudah melaporkan keberadaan ibu dan anak itu ke pihak terkait. Sayangnya, belum ada tanggapan. Kondisi Sari terus memburuk. Selain kurang makan, kesehatannya mulai terganggu karena tidur di udara terbuka.(OMI/VIN)