Liputan6.com, Jakarta - PT PLN Ditribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya) menyatakan terjadi pemadaman listrik pada sebagian wilayah Jakarta dan Tangerang pada Rabu (2/9/2015) kemarin.
Manajer Komunikasi, Hukum, dan Administrasi PLN Disjaya Koesdianto mengatakan, pemadaman listrik terjadi karena adanya kebakaran di Interbus Transformer Kembangan pada pukul 11.13 WIB. Insiden ini membuat Jakarta dan Tangerang kehilangan pasokan listrik 580 megawatt (MW).
Informasi mengenai pemadaman listrik di Jakarta dan sekitarnya tersebut mencuri perhatian pembaca. Selain itu, masih ada beberapa artikel lain yang juga menarik seperti kunjungan Managing Director International Monetary Fund (IMF) Christine Lagarde ke Indonesia.
Lengkapnya, berikut lima artikel terlopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Rabu, 2 September 2015:
1. Sebagian Jakarta dan Tangerang Mati Lampu, Cek Wilayahnya di Sini
"PLN mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan dengan padamnya beberapa wilayah di Jakarta dan Tangerang pada Rabu, 2 September 2015," kata Manajer Komunikasi, Hukum, dan Administrasi PLN Disjaya Koesdianto, di Jakarta, Rabu (2/9/2015).
Adapun wilayah padam yaitu: Kedoya, Kp. Gondrong, Ciledug, Kembangan, Kebon Jeruk, Meruya, Cipondoh, Poris Indah, Daan Mogot, Cipulir, Kebayoran Lama, dan Joglo.
Kemudian Permata Hijau, Gandaria City, Alam Sutera, Curug. Gading Serpong, Legok, Karawaci, Jl. Raya Serang, Cikupa, Jl. Gajah Tunggal, Jl. Industri Jatake, Jatiuwung, Pasar Kemis, Cikupa, Tiga Raksa, dan sekitarnya.
2. Key Success: Buka Usaha Bisa Tanpa Modal?
Banyak orang ketika mau buka usaha terkendala masalah modal. Bahkan ketika memiliki uang, calon pengusaha kerap kali kebingungan apakah dana yang dimilikinya cukup untuk membangun usaha.
Lalu berapa modal minimal kalau mau buka usaha? Bisa tidak buka usaha tanpa modal?
Melalui program Key Success, Reiner B. Rahardja, Founder & Executive Director of The Accelerator-Accelerating Entrepreneurs akan menjawabnya untuk Anda.
3. Menkeu Pamer Bank Infrastruktur ke Bos IMF
Pemerintah sedang mengejar proses pembentukan bank infrastruktur yang fokus membiayai proyek-proyek pembangunan infrastruktur pada 2016. Dalam hal ini, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menunjuk PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero menjadi Lembaga Pembiayaan Pembangunan Indonesia (LPPI) atau dikenal dengan istilah bank infrastruktur.
Menteri Keuangan (Menkeu), Bambang Brodjonegoro di depan Managing Director International Moneter Fund (IMF) Christine Lagarde mengatakan, Indonesia sangat membutuhkan infrastruktur. Pasalnya, sambung dia, investasi infrastruktur merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi di saat kinerja ekspor tak lagi bisa diandalkan.
4. Hadapi Gejolak Ekonomi Global, Ini Saran IMF ke Negara di Asia
Beberapa negara di dunia sampai sekarang tengah menghadapi masa-masa sulit yang diakibatkan sentimen-sentimen dari kebijakan ekonomi di negara-negara maju.
Advertisement
Termasuk negara-negara di Asia. Sejumlah mata uang negara di Asia mengalami pelemahan ditambah pertumbuhan ekonomi yang kian melambat. Itu disebabkan pengaruh utama yaitu belum pastinya The Fed menaikkan suku bunga dan devaluasi Yuan yang dilakukan oleh pemerintah China.
5. Kapal Titanic II akan Dibangun oleh Miliarder ini
Siapa yang tidak mengenal kapal Titanic? Kapal penumpang super asal Britania Raya yang tenggelam di Samudra Atlantik pada tahun 1912 tersebut akan dibangun kembali replikanya oleh seorang miliarder asal Australia, Clive Palmer.
Seperti yang dilansir dari halaman Belfast telegraph.co.uk, Kamis (2/9/2015), juru bicara Palmer membenarkan rencana miliarder tersebut dalam membangun replika kapal Titanic. Namun pembangunan kapal mewah tersebut harus tertunda selama dua tahun sehingga baru dapat diluncurkan pada 2018. (Gdn/Ndw)