Twitter Berkomitmen Untuk Halau Konten 'Nakal'

Kadangkala ditemukan beberapa konten menggangu di Twitter, yang seharusnya tidak menjadi konsumsi publik.

oleh Andina LibriantyDiterbitkan 01 September 2015, 16:00 WIB
Roy Simangunsong, Country Business Head Twitter Indonesia bersama Parminder Singh, Managing Director Southeast Asia, India and MENA (Liputan6.com/Andina Librianty).

Liputan6.com, Jakarta - Twitter adalah salah satu media sosial populer di Indonesia. Tapi sayangnya, kadangkala ditemukan beberapa konten menggangu, yang seharusnya tidak menjadi konsumsi publik.

Sudah menjadi rahasia umum, para pengguna Twitter bisa menemukan berbagai konten yang mengganggu, salah satunya konten dewasa atau 'mesum'. Menyadari hal tersebut, Twitter menegaskan bahwa membersihkan layanannya dari konten-konten seperti itu sudah menjadi salah satu fokus perusahaan.

Country Business Head Twitter Indonesia, Roy Simangunsong, menegaskan bahwa Twitter selalu mengawasi dan berusaha membersihkan konten mengganggu tersebut.

Diungkapkannya, Twitter memiliki panduan konten dan iklan, yang menjadi acuan layanan tersebut mengenai konten-konten yang dinilai layak atau tidak.

"Kita terus senantiasa mengulas kalau ada perhatian dari orang-orang. Kadang juga kita terlebih dahulu memperbaiki, sebelum ada laporan dari pengguna," tutur Roy di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta, Selasa (1/9/2015).

Sikap tegas Twitter itu, katanya, juga berlaku untuk konten atau akun Twitter "misterius" yaitu akun yang tiba-tiba me-retweet dan men-tweet secara tiba-tiba tanpa kendali sang pemilik akun.

"Kita selalu dapatkan masukan, baik dari pengguna atau pemerintah untuk memperbaiki layanan kami," tambahnya.

Upaya Twitter membersihkan layanannya dari konten-konten "nakal" tersebut, sambung Roy, juga membutuhkan kerjasama semua pihak, termasuk media.

"Twitter itu sifatnya publik, jadi juga diperlukan kerjasama untuk memberikan masukan," tutup Roy.

(din/isk)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya