Chelsea Tinggal Tunggu Waktu Bajak Batu Karang Everton

Stones sengaja dijadikan pemain utama Everton demi mencegah kepindahan ke Chelsea.

oleh Liputan6Diterbitkan 19 Agustus 2015, 19:52 WIB
John Stones saat mendapatkan arahan Roberto Martinez ( Reuters / Jeremy Lee Livepic )

Liputan6.com, Liverpool - Eks striker Everton, Andy Gray, sangat yakin bahwa bek muda Everton John Stones akan pindah ke Chelsea musim ini. Bahkan, Gray akan kaget apabila Stones tidak jadi bergabung dengan The Blues.

John Stones memang menjadi target utama The Blues pada bursa transfer musim panas ini. Bek muda itu akan dijadikan suksesor John Terry yang sudah tidak muda lagi.

The Blues dikabarkan siap memberikan dana fantastis untuk mengangkut bek berusia 21 tahun tersebut ke Stamford Bridge. Sekitar 50 juta poundsterling siap diberikan kubu Chelsea kepada Everton demi memboyong batu karang di lini belakang Everton itu.

"Chelsea melihat John Stones sebagai pengganti ideal untuk John Terry, tanpa keraguan, sehingga dia sangat berarti untuk Chelsea," ucap Gray, seperti dilansir talkSPORT, Rabu (19/8/2015).

"Saya pikir Everton tahu itu sekarang. Itulah mungkin mengapa Chelsea harus menaikkan tawaran sedikit, tapi saya pikir bulan ini Chelsea bisa mendapatkan John Stones. Saya akan terkejut jika pada akhir Agustus John Stones masih di Everton," tambahnya.

Namun, beberapa punggawa Everton seperti Steven Naismith dan Phil Jagielka optimistis Stones tetap berseragam The Tofees. Mereka juga berharap bek muda Inggris itu menolak ajakan untuk bergabung dari Chelsea.

Musim ini, John Stones sudah bermain sebanyak dua kali di Liga Premier Inggris bersama The Toffees. Everton tampaknya akan menjadikan Stones pemain utama di musim ini. Hal tersebut, dilakukan demi mencegah Stones bergabung dengan tim arahan Jose Mourinho. (Dwitya Dhito/Win)

Baca Juga:

Llagostera Depak Evan Dimas, Habis Manis Sepah Dibuang?

Pedro dan Manchester United Capai Persyaratan Pribadi

Jebol Gawang Brugge, Depay Dianggap Makin Mirip CR7

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya