Ini Tugas Presiden Jokowi kepada Darmin Nasution

Jokowi meminta kepada Darmin untuk mampu memasarkan potensi-potensi investasi di Indonesia kepada asing‎.

oleh Ilyas Istianur PradityaDiterbitkan 12 Agustus 2015, 18:25 WIB
Presiden Jokowi memberi ucapan selamat kepada Menko Perekonomian Darmin Nasution usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/8/2015). Jokowi me-reshuffle sejumlah menteri Kabinet Kerja sekaligus melantik menteri baru. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden RI Joko Widodo telah melantik Darmin Nasution sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menggantikan Sofyan Djalil yang bergeser menjadi Menteri PPN/Kepala Bappenas.

Sebelum menjalankan tugasnya, Jokowi sudah menitipkan pesan kepada Darmin, hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.

Dikatakan Darmin, ada tiga hal yang menjadi tugas utama. Pertama, Darmin diminta Jokowi untuk kembali meninjau ulang persoalan pangan di Indonesia. Bagaimana cara agar swasembada pangan dapat segera terwujud.

"‎Bapak presiden menjelaskan membicarakan me-review kembali mengenai masalah pangan, termasuk persoalan data, termasuk soal kekeringan, termasuk pentingnya koordinasi," kata Darmin di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/8/2015).

Peningkatan koordinasi antar kementerian menurut Darmin harus lebih ditingkatkan terutama dalam mengeluarkan sebuah kebijakan yang berorientasi ke sektor ekonomi.

Kedua, Darmin Nasution bercerita, Jokowi meminta kepadanya untuk membantu mempercepat pembelanjaan negara melalui masing-masing kementerian agar pertumbuhan ekonomi dapat dipacu pada Semester II 2015.

ketiga, Jokowi meminta kepada Darmin untuk mampu memasarkan potensi-potensi investasi di Indonesia kepada asing‎. Hal itu juga menjadi faktor penentu dalam percepatan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Perlunya didorong investasi dan arus modal masuk dalam rangka tentu saja karena ada persoalan kurs seperti sekarang ini, jawabannya adalah perlunya modal masuk dari luar. itu hal-hal yang perlu dibicarakan dalam waktu dekat," tutup Darmin. (Yas/Gdn)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya