Kebakaran Lahan di Palangkaraya Merembet ke Peternakan Warga

Petugas bersama warga sempat kewalahan memadamkan api dengan peralatan sederhana sehingga api terus meluas.

oleh Liputan6 diperbarui 08 Agu 2015, 01:57 WIB
Petugas bersama warga sempat kewalahan memadamkan api dengan peralatan sederhana sehingga api terus meluas.

Liputan6.com, Palangka Raya - Kebakaran lahan gambut di Palangkaraya, Kalimantan Tengah makin mengkhawatirkan. Sedangkan di Jambi, hujan gerimis hanya bisa mengurangi kepekatan kabut asap.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Malam SCTV, Jumat (7/8/2015), kobaran api dengan leluasa membakar hutan gambut di Jalan Yos Sudarso Ujung, Palangkaraya, Kalimantan Tengah Jumat siang. Warga sekitar lahan bahkan sempat panik.

Apalagi api sudah mendekati peternakan milik warga. Teriknya panas disertai hembusan angin memudahkan api menjalar ke dalam lahan milik Universitas Palangkaraya ini. Petugas bersama warga sempat kewalahan memadamkan api dengan peralatan sederhana sehingga api terus meluas.

Setelah petugas pemadam kebakaran dari kota didatangkan, api baru bisa dikendalikan. Namun lahan gambut milik kampus ini akan terancam jika kebakaran lahan gambut di luar kampus tidak bisa diatasi.

Sementara itu hujan gerimis yang sempat turun di wilayah Muaro Jambi, Jumat pagi tidak mampu mengurangi kobaran api di lahan gambut yang terbakar di Desa Gambut Jaya. Sejumlah petugas Manggala Agni bersama relawan Peduli Api berupaya memadamkan api, namun kobaran api dan asap terus saja meluas.

Bahkan kebakaran mulai mendekati kebun penduduk. Warga berharap pemerintah tidak hanya segera memadamkan api tapi juga menindak pelaku yang sengaja membakar hutan gambut untuk keperluan perluasan perkebunan kelapa sawit. (Nda/Rmn)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya