LAGU Laila Canggung yang dibawakan Iyet Bustami direspons positif pasar. Tiga tahun lagu ciptaan Hamid dan Amardi Raga beredar hingga ke Brunei Darussalam. Total sedianya royalti yang diterima AR berjumlah sekitar Rp 500 juta. Namun sejauh ini uang itu belum diterima. "Tidak ada sehelai kain (sepeser) pun sampai ke tangan saya," tutur Amardi, belum lama ini.
Jangankan uang royalti. Ucapan terima kasih pun tak sampai ke telinga Amardi. Ia menyayangkan sikap Iyet. Tapi Amardi enggan menyeret pelantun Laksamana Raja di Laut ke jalur hukum. Sebab kerja sama dengan Iyet tak ada di kontrak tertulis. Terkait masalah ini, Amardi memasukkan nama Iyet dalam daftar hitam sebagai penyanyi yang tak bisa dipercaya.
Masalah ini bukan yang pertama bagi Iyet. Lagu Laksaman Raja di Laut juga sempat menuai persoalan. Noorman Yahya, pria yang mengaku menciptakan lagu itu, menuntut Iyet membayar royalti Rp 3 miliar. Noorman menuding Iyet menggunakan lagu ciptaan dia tanpa izin.
Menyikapi tuntutan itu, Iyet tak takut. Saat itu ia bahkan bertekad menggugat balik Noorman. Keberanian muncul karena Iyet mengantongi bukti pencipta notasi lagu itu adalah Pak Ngah, komposer asal Malaysia. Mulanya lagu itu diberi judul Nostalgia Idul Fitri. Lagu ini sempat dipopulerkan penyanyi Malaysia, Sharifah Aini.(As)
Jangankan uang royalti. Ucapan terima kasih pun tak sampai ke telinga Amardi. Ia menyayangkan sikap Iyet. Tapi Amardi enggan menyeret pelantun Laksamana Raja di Laut ke jalur hukum. Sebab kerja sama dengan Iyet tak ada di kontrak tertulis. Terkait masalah ini, Amardi memasukkan nama Iyet dalam daftar hitam sebagai penyanyi yang tak bisa dipercaya.
Masalah ini bukan yang pertama bagi Iyet. Lagu Laksaman Raja di Laut juga sempat menuai persoalan. Noorman Yahya, pria yang mengaku menciptakan lagu itu, menuntut Iyet membayar royalti Rp 3 miliar. Noorman menuding Iyet menggunakan lagu ciptaan dia tanpa izin.
Menyikapi tuntutan itu, Iyet tak takut. Saat itu ia bahkan bertekad menggugat balik Noorman. Keberanian muncul karena Iyet mengantongi bukti pencipta notasi lagu itu adalah Pak Ngah, komposer asal Malaysia. Mulanya lagu itu diberi judul Nostalgia Idul Fitri. Lagu ini sempat dipopulerkan penyanyi Malaysia, Sharifah Aini.(As)