Menikmati Umrah, Afgan Enggan Pulang

RAMADAN kali ini begitu spesial bagi Afgan Syah Reza. Inilah kali pertama Afgan berpuasa di Arab saudi, sambil melaksanakan umrah bersama sang bunda. Beberapa hari silam, Afgan kembali dari Tanah Suci. Afgan mengaku terpesona dengan keindahan dan kekhidmatan selama berada di Mekah, hingga enggan pulang.

oleh Liputan6Diterbitkan 21 September 2008, 12:12 WIB
RAMADAN kali ini begitu spesial bagi Afgan Syah Reza. Inilah kali pertama Afgan berpuasa di Arab Saudi, sambil melaksanakan umrah bersama sang bunda. Beberapa hari silam, Afgan kembali dari Tanah Suci. Pelantun lagu Sadis ini terpesona dengan keindahan dan kekhidmatan selama berada di Mekah, Arab Saudi. Saking betah, Afgan mengaku berat saat harus meninggalkan Tanah Haram. "Enak banget sampe nggak mau pulang," ujar Afgan.
Iklim Timur Tengah yang ekstrim juga tak membuat Afgan lebih berat menjalani puasa. Bahkan, ia mampu menjalani setiap ritual umrah dan jalan-jalan tanpa kelelahan. Semua kegiatan seolah dipermudah Yang Maha Kuasa. "Di sana walaupun panasnya 50 derajat, gua nggak merasa laper," kata Afgan.
Bisa jadi, Afgan juga dipermudah soal urusan asmara. Di Tanah Suci, ia mengaku berdoa dipertemukan dengan jodoh. Hasilnya, Afgan mengaku semakin akrab dengan perempuan yang didekatinya. Sayang, Afgan belum mau membuka identitas rinci perempuan yang dimaksud. Afgan hanya mengatakan, perempuan beruntung itu membuat nyaman dan berasal dari dunia hiburan juga. "Bisa dibilang satu kerjaanlah sama gua," kata Afgan.
Sementara Indra L Bruggman memang tidak umrah Bulan Puasa kali ini. Namun, Indra mengaku tergetar hatinya setiap kali Ramadan tiba. Ia merasa lebih dekat dengan Tuhan di Bulan Suci. Sebab itulah, Indra selalu mengisi kegiatan di bulan Ramadan dengan lebih banyak beramal, seperti mengunjungi panti asuhan dan berbagi rezeki.
Indra mengaku akan terus peduli dengan anak-anak yang kurang beruntung karena merasa bagian dari mereka. Seperti diketahui, Indra merintis karier di dunia hiburan dari titik yang bisa dikatakan serba kekurangan. Ditemani sang ayah, Indra mengenang masa silam yang penuh perjuangan. Seperti berangkat ke Jakarta dengan bis yang penuh sesak dari kampung halaman, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Indra juga tak akan pernah melupakan jasa orang tua. Karenanya, Indra kini bertekad akan memberikan apapun yang orang tua inginkan. "Tapi untungnya mereka nggak pernah minta macem-macem," ujar Indra. Asal tahu saja, kini Indra membelikan kedua orang tuanya rumah baik di Tasikmalaya maupun Jakarta. Indra juga memberangkatkan orang tua ke Tanah Suci berhaji. Semua itu ia lakukan untuk mewujudkan rasa syukur dan terima kasih kepada ayah dan ibunya.(Zq)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya