Selfie Bareng Ular, Pria Ini Nyaris Tewas

Pria ini harus menghabiskan biaya yang begitu besar karena gagal berfoto selfie bersama ular peliharaannya.

oleh Jeko I. R. diperbarui 28 Jul 2015, 06:33 WIB
Pria ini harus menghabiskan biaya yang begitu besar karena gagal berfoto selfie bersama ular peliharaannya

Liputan6.com, San Diego - Selfie memang sudah menjadi tren yang mewabah di berbagai kalangan pengguna smartphone. Bahkan, tak sedikit orang-orang berani berpose secara ekstrim agar bisa mendapatkan sorotan netizen di media sosial. Contohnya saja pria yang satu ini, ia mencoba berfoto selfie bersama ular peliharaannya.

Adalah Todd Fassler, seorang pria yang nekat mengambil foto selfie bersama ular rattlesnake miliknya.

Awalnya, ia mencoba membawa ular yang ia pelihara lebih dari setahun tersebut ke pergelangan tangannya sambil membawa smartphone miliknya ketika hendak berfoto. Nahas, tangan Fassler langsung digigit ular tersebut dan terlepas dari genggamannya.

Fassler pun langsung dilarikan ke rumah sakit, tangan kanan pria paruh baya tersebut langsung membiru dan lebam, kondisinya pun parah karena tidak sadar. 

Laman Daily Mail melansir, tim dokter yang menangani Fassler menjelaskan bahwa tangan Fassler terkena gigitan bisa ular peliharaannya tersebut, sehingga mereka harus menggunakan semua jenis obat anti racun untuk menolong nyawa Fassler.

Di saat yang sama, pihak setempat mencari ular peliharaan Fassler karena pasca kejadi selfie maut tersebut, ular itu kini lepas dan tidak diketahui dimana keberadaannya.

Setelah mengetahui pahitnya digigit ular miliknya pada saat berfoto selfie, Fassler pun harus menerima kenyataan yang lebih pahit lagi. Dikabarkan, biaya pengobatannya dihabiskan sampai US$ 153,161 atau sekitar Rp 2 miliar.
 

He was trying to take a selfie with a rattlesnake. What he ended up with was a trip to the hospital and one WHOPPER of a doctor bill.

Posted by 10News – ABC San Diego KGTV on Friday, July 17, 2015


Besarnya biaya tersebut memang merupakan harga yang tak main-main untuk dibayar agar Fassler bisa hidup sehat kembali. Tim medis menjelaskan bahwa lonjakan biaya pengobatan tersebut diakibatkan mahalnya biaya obat penawar racun ular yang harus digunakan untuk Fassler.

(jek/dew)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya