Liputan6.com, Jakarta Comic 8: Casino Kings Part 1 menjadi film jagoan Falcon Pictures menghadapi libur Lebaran tahun ini. Casino Kings Part 1 bakal bersaing dengan melodrama Surga Yang Tak Dirindukan', drama komedi Lamaran, serta sinema religi Mencari Hilal.
Sebagai film jagoan, pihak rumah produksi sudah gencar mempromosikan Casino Kings Part 1 sejak setengah tahun lalu. Iming-iming film ini berbiaya Rp20 miliar dan 50 artis papan atas ikut terlibat, diyakini bikin banyak calon penonton kepincut. Lalu, seperti apa wujud film karya Anggy Umbara ini?
Advertisement
Comic 8: Casino Kings Part 1 berkisah tentang petualangan delapan agen yaitu, Arie Kriting, Bintang Timur, Ge Pamungkas, Fico Fahriza, Kemal Palevi, Ernest Prakasa, Babe Cabiita dan Mongol Stres yang ditugasi Indro Warkop untuk membongkar sosok The King (diperankan Sophia Latjuba).
The King merupakan biang judi nomor satu di Tanah Air. Untuk menangkap The King, delapan agen itu pun menyamar sebagai komika (pelawak stand-up comedy) agar bisa menyusup ke pulau pribadi milik si raja judi. Konon, tak hanya jadi tempat tinggal The King, pulau pribadi itu juga merupakan wahana judi terbesar di Asia.
Sebenarnya garis besar cerita Casino Kings Part 1 mudah dicerna penonton Indonesia. Namun, Anggy Umbara memilih bersikap nyeleneh. Ia mengajak penonton berpikir tentang plot cerita dengan membuat alur maju-mundur.
Padahal, masyarakat Indonesia lebih suka cerita yang bersifat linear. Runut dari A sampai Z, yang bercerita dari awal perkenalan, pacaran hingga menikah lalu punya anak, kalau di film drama.
Karena itu, gaya cerita maju-mundur atau lompat-lompat di Casino Kings Part 1 berpotensi jadi pisau bermata dua. Bagi penonton yang cerdas, alur cerita macam ini bisa memicu rasa penasaran dan kepuasan tersendiri di ujung film. Tapi, maaf, hal ini berlaku bagi penonton yang cerdas dan doyan berpikir, lho. Nah, apakah Anggy yakin penonton Indonesia sudah secerdas itu?