2.000 Polisi Bogor Siaga Lebaran, Istana Presiden Diprioritaskan

Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Bogor, akan memberlakukan pembatasan kendaraan bertonase besar melewati Jalur Puncak.

oleh Bima FirmansyahDiterbitkan 09 Juli 2015, 19:01 WIB
Personel Kepolisian dari satuan Brimob ikut dalam Apel Pasukan Operasi Ketupat Jaya 2015 di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (9/7/2015). Operasi ini untuk memberikan rasa aman bagi para pemudik lebaran 2015. (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Liputan6.com, Bogor - Sebanyak 2.000 personel polisi di Kabupaten dan Kota Bogor dilibatkan dalam pengamanan Lebaran dalam Operasi Ketupat Lodaya 2015. Fokus utama pengamanan tahun kali ini adalah Istana Kepresidenan dan objek wisata.

Sepekan menjelang Hari Raya Idulfitri, kepolisian melakukan gelar pasukan pada Kamis (9/7/2015). Kepolisian Resor Kabupaten Bogor menyiagakan 1.116 personel polisi.

Kapolres Kabupaten Bogor AKBP Suyudi Ario Seto menjelaskan, Kabupaten Bogor akan berkonsentrasi mengamankan jalur dan tempat wisata yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor.

"Jalur Puncak menjadi prioritas pengamanan. Di jalur tersebut, disiapkan 250 personel gabungan terbagi dalam 5 pospam. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional melihat kondisi kepadatan kendaraan nantinya," jelas Suyudi.

Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Bogor, akan memberlakukan pembatasan kendaraan bertonase besar melewati Jalur Puncak dan Jalur Sukabumi mulai sepekan sebelum dan sepekan sesudah Lebaran.

Kepada DLLAD Soebiantoro mengatakan, pembatasan hanya diberlakukan bagi kendaraan non sembako dan kendaraan yang bertonase lebih dari 1 ton.

52 Pos Pengatur Lalu Lintas

Sementara itu, 1.260 petugas gabungan dari Polisi, TNI, Sat Pol PP, dan DLLAJ melakukan apel persiapan di Mako Polres Kota Bogor.

Kepala Kepolisian Resor Bogor Kota Ajun Komisaris Besar (AKBP) Irsan mengatakan, 1.000 personel tersebut akan disebar ke 11 Pos Pengamanan (pospam) dan 52 pos pengatur lalu lintas.

"Untuk pengamanan wilayah kota, kita fokus melakukan pengamanan di Istana Kepresidenan Bogor dan beberapa pusat pembelanjaan. Pengamanan lalu lintas juga dilakukan di titik-titik pusat keramaian seperti stasiun, terminal, dan persimpangan jalan," kata dia.

Rencana presiden berada di Bogor saat Lebaran menjadikan pengamanan sekitar Istana menjadi prioritas. Komandan Militer 061 Suryakancana Kolonel (inf) Fulad menambahkan, 60 TNI disiapkan untuk pengamanan Istana Bogor di beberapa titik.

"Lingkungan istana tentu menjadi tanggung jawab TNI. Situasinya tidak berbeda, namun kami hanya meningkatkan kewaspadaan saja dan nantinya kami tetap berkoordinasi dengan Paspamres dan polisi," papar Fulad. (Mvi/Nrm)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya