Amerika Resmi Legalkan Pernikahan Sejenis

Presiden Barack Obama menyambut baik putusan kontroversial ini.

oleh Andreas Gerry Tuwo diperbarui 27 Jun 2015, 10:07 WIB
Amerika Legalkan Kesetaraan Pernikahan untuk Lesbian dan Gay | via: time.com

Liputan6.com, Washington - Keputusan mengejutkan diambil Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS). Dengan memenangkan gugatan dari Jim Obergefell, Negeri Paman Sam akhirnya melegalkan pernikahan sejenis di seluruh negara bagiannya.

Obergefell merupakan pemimpin kaum LGBT AS, yang menyampaikan gugatan agar pernikahan sejenis bisa disahkan di AS. Tuntutannya tersebut dikabulkan oleh Hakim Anthony Kennedy.

Hakim itu mengabulkan gugatan dari Obergeffel setelah 5 dari 9 hakim anggota persidangan setuju mengasahkan permohonan legalisasi ini.

"Tidak ada ikatan yang lebih tinggi dari pernikahan untuk mewujudkan cita-cita tertinggi dari cinta, kesetiaan, pengabdian, pengorbanan dan keluarga," sebut Kennedy seperti dikutip dari CNN, Sabtu (27/6/2015).

"Mereka meminta untuk disamakan haknya di mata hukum. Konstitusi telah mengabulkan hak mereka," tambah dia.

Setelah diumukan, tidak semua hakim dipersidangan tersebut menerima keputusan kontroversial ini. Salah satunya adalah seorang hakim senior di AS, Anthony Scalia.

Pria tersebut sejak awal menantang habis-habisan gugatan dari Obergefell. Dia pun menyebut akan ada bahaya besar di depan setelah putusan ini keluar.

"(Putusan ini) adalah bahaya bagi demokrasi di AS," tegas dia.

"Substansi keputusan ini bagi saya pribadi sama sekali tak penting. Tapi yang menggejutkan adalah keangkuhan sangat terlihat dalam persidangan ini," ucap dia.

Ucapan Selamat dari Obama

Walau terus diselimuti pro-kontra, setelah putusan dibacakan, Orang Nomor Satu di AS, Barack Obama mengeluarkan pernyataan resmi. Dia menyebut putusan ini adalah langkah maju bagi negara ini dalam hal persamaan hak.

"Semua warga AS, harus memiliki kesempatan yang sama di bawah hukum yang berlaku," ucap Obama.

"Putusan tersebut semakin memperkuat persamaan hak di AS di semua elemen masyarakat dan komunitas," papar pria yang menghabiskan masa kecilnya di Tanah Air ini.

Mendengar dukungan dan ucapan selamat dari Obama, Jim Obergefell merasa sangat terharu. Ucapan terima kasih bahkan ia haturkan langsung pada Obama.

"Saya sangat mengapresiasi ini bapak Presiden, Saya merasa sangat terhormat bisa ikut dalam perjuangan ini," ujarnya.

Dengan putusan ini, AS menjadi negara ke-21 yang mengesahkan pernikahan sesama jenis. Sebulan lalu, langkah kontroversial sama juga diambil oleh Republik Irlandia. (Ger/Mut)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya