Liputan6.com, Bogor - Pemudik pada Lebaran tahun 2015 ini harus ekstra hati-hati jika melalui wilayah Bogor, Jawa Barat. Sebab, banyak titik jalan rusak yang hingga saat ini tidak kunjung diperbaiki. Titik-titik jalan rusak ditemui di Jalan Mayor Oking Citeureup, Rumpin, Sukaraja, dan Bojonggede.
Salah seorang Warga Bojonggede, Kabupaten Bogor, Dwi Srikandi (25) geram. Sudah sekitar 6 bulan lebih jalan di lingkungannya rusak parah. Sekitar 300 meter jalan yang menghubungkan Kabupaten Bogor dan Kota Depok berlubang dengan kedalaman hingga 30 cm.
"Kenapa pemerintah seperti cuek bahkan tutup mata. Padahal jalan rusak ini hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari kantor bupati atau pusat pemerintahan," kata Dwi, seperti dikutip Sabtu (27/6/2015).
Akibat jalan rusak tersebut, sering terjadi kecelakaan terutama pada malam hari. Ini karena pengendara kurang memperhatikan lubang yang tertutup genangan air.
"Jalan ini merupakan akses dari Bogor menuju Depok dan sebaliknya. Dan jadi jalur pemudik Jabodetabek. Jadi kalau belum diperbaiki juga dampaknya selain buat macet, dikhawatirkan pula korban akibat kecelakaan bertambah," ujar dia.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor Edi Wardhani berjanji memantau kerja tim reaksi cepat perbaikan jalan dan jembatan. Ia mengaku telah menginstruksikan semua kepada Kepala Unit Pelaksana Teknis agar membuka loket-loket pelayanan jalan rusak tersebut.
Hingga pertengahan tahun ini, Edi menuturkan, sekitar 600 kilometer (km) jalan rusak berlubang terdeteksi di Kabupaten Bogor. Jumlah tersebut berkurang dibandingkan pada 2014 yang mencapai 1.794 km dan sudah diperbaiki sekitar 40 persen hingga akhir tahun lalu.
"Curah hujan dan tonase kendaraan berlebih di beberapa titik menjadi penyebab sebagian jalan rusak di Kabupaten Bogor," pungkas Edi Wardhani. (Mvi/Nrm)
Advertisement