Liputan6.com, Jakarta - Berkendara saat sedang menjalankan puasa memang banyak sekali godaannya. Cuaca yang panas di siang hari dengan terpaan angin yang cukup sejuk rupanya dapat menimbulkan ngantuk saat berkendara.
Jika sudah begini, istirahat sejenak memang dibutuhkan oleh pemotor. Namun begitu, terkadang para pemotor tetap bersikukuh untuk terus memacu tunggangannya karena ingin segera sampai di tujuan.
Jika sudah begini, maka mau tidak mau para pemotor harus mengatasi kantuk yang menyerang agar tetap fokus berkendara. Untuk itu, berikut ini kiat untuk mengatasi ngantuk yang telah dihimpun Liputan6.com:
1. Manuver
Cara pertama untuk mengusir rasa ngantuk yang menyerang adalah bermanuver ketika mengendarai sepeda motor. Dalam hal ini, manuver hanya perlu dilakukan dengan cara melaju secara zig-zag.
Sembari melaju zig-zag, Anda juga sekaligus dapat memainkan bukaan gas untuk menghasilkan kecepatan yang bervariasi. Efeknya, hormon adrenalin pun terdongkrak sehingga rasa ngantuk pun hilang.
Namun begitu, sebaiknya Anda melakukan aksi seperti ini hanya saat kondisi jalanan sedang lengang dan tetap berhati-hati. Selain itu, jangan melakukan aksi zig-zag secara ugal-ugalan.
2. Nyanyi
Langkah selanjutnya untuk mengurangi rasa ngantuk adalah bernyanyi. Anda bebas memilih lagu apapun sesuai selera.
Terlebih, jika Anda berkendara menggunakan helm full face maka dapat bernyanyi sesuka hati karena suara Anda tidak dapat terdengar jelas oleh pengendara lain. Tidak usah malu dengan suara yang sumbang karena suara anda akan tersamar oleh angin.
3. Berhenti
Jika memang rasa ngantuk yang menyerang sudah teramat parah, maka upaya terakhir yang dilakukan adalah menepi. Akan sangat berbahaya jika Anda memaksakan diri untuk terus berkendara dengan tingkat konsentrasi yang menurun karena berpotensi menimbulkan kecelakaan.
Alangkah baiknya, Anda dapat memilih berhenti di tempat-tempat yang aman dan nyaman seperti Masjid, SPBU, atau mungkin warung tenda yang belum digunakan pemiliknya untuk berdagang. Jika diperbolehkan untuk tidur, maka Anda dapat memejamkan mata sejenak untuk beristirahat dan kembali melanjutkan perjalanan setelah kantuk dirasa hilang.
(ysp/ian/sts)
Advertisement