Banjir di Lumajang, Tiga Tewas

Banjir merendam empat kecamatan di Lumajang, Jawa Timur. Tiga tewas dan puluhan rumah rusak berat dalam musibah tersebut. Diduga bencana banjir lantaran penebangan liar hutan-hutan di sekitar wilayah itu.

oleh Liputan6Diterbitkan 27 Oktober 2001, 17:40 WIB
Liputan6.com, Lumajang: Banjir menerjang Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (26/10). Empat kecamatan, yakni Tempursari, Pasirian, Padang, dan Kota Lumajang di kabupaten itu, direndam air. Tiga tewas dan puluhan rumah rusak berat dalam musibah tersebut.

Masih di Jawa Timur, suasana mencekam dirasakan sejumlah penduduk di Kecamatan Muncar, Banyuwangi, terutama yang bertempat tinggal di sepanjang bantaran Sungai Wagut. Sebab, ancaman banjir susulan masih menghantui mereka. Soalnya, hingga hari ini, curah hujan di wilayah hulu, tepatnya Banyuwangi Selatan, masih tinggi.

Sejauh ini, sejumlah pejabat, antara lain Kepala Kepolisian Resor Banyuwangi Ajun Komisaris Besar Polisi Anton Setyadi menduga banjir terjadi lantaran pembabatan hutan setempat yang marak. Itu sebabnya, sebagian besar warga korban banjir, menyalahkan para perambah hutan liar yang beraksi di hutan lindung dan produksi di kawasan hulu Banyuwangi.

Masih di Banyuwangi, sebuah jembatan di ruas jalan provinsi yang menghubungkan Jember-Banyuwangi, tepatnya di Kecamatan Cluring, rusak berat. Sebab, sebuah penyanggah jembatan tersebut ambruk diterjang banjir, sehingga hanya satu jalur yang bisa digunakan. Akibatnya, terjadi antrean panjang kendaraan di jembatan tersebut.(AWD/Christanto Rahardjo)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya