Liputan6.com, Jakarta Ada dua isu yang terus diberitakan di ranah hiburan lokal dan Hollywood. Di berita lokal, media masih membincangkan kasus prostitusi di kalangan artis usai seorang germo berinisial RA dengan artis AA tertangkap polisi. Sementara itu, di jagat Hollywoood, dunia baru saja dihebohkan oleh kehadiran Bruce Jenner sebagai wanita bernama Caitlyn. Apakah ada hubungan antara dua peristiwa itu?
Jika yang dimaksud hubungan langsung, tentu tidak. Namun, ada hal yang menarik untuk ditelisik terkait dua isu di atas. Tulisan ini hendak menerangkan betapa jurang perbedaan mengelola gosip antara artis Hollywood dan selebriti Inddonesia begitu dalam.
Kita mulai dari kasus prostitusi artis terlebih dahulu.
Advertisement
Usai mucikari berinisial RA serta artis AA ditangkap polisi, isu soal prostitusi di kalangan artis merebak. Sebetulnya, hal itu sudah jadi rahasia umum di kalangan artis, wartawan atau pelaku industri hiburan lain. Kebanyakan wartawan hiburan ibu kota tentu sudah mendengar kasak-kusuk artis anu nyambi jadi pekerja seks komersil kalangan atas selain jadi artis. Namun, yang namanya kabar burung, sulit untuk dibuktikan. Akhirnya hal itu hanya jadi pembicaraan diam-diam di kalangan sendiri.
Nah, setelah RA dan AA ditangkap, yang tadinya dibicarakan di balik kelambu, jadi wacana publik. Selepas keduanya ditangkap, muncul pula daftar inisial nama-nama artis yang “bisa dipakai” berikut tarifnya yang fantastis.
Media lalu satu-satu mencoba mengkonfirmasi pada sejumlah artis yang namanya cocok dengan daftar insial-inisial yang beredar itu. Tentu saja semuanya dibantah.
Namun, ibarat pepatah tak ada asap tanpa ada api, menjadi wajar bila kemudian media bertanya pada artis-artis tersebut soal kecurigaan apa mereka terkait dalam praktek prostitusi atau tidak. Sebab, umumnya artis-artis tersebut tanpa publik tahu persis pekerjaannya. Publik tak pernah tahu mereka sudah melahirkan album atau single lagu yang sukses, punya film atau sinetron yang rating-nya tinggi, atau punya bisnis sukses.