Liputan6.com, New York- Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam American Sociological Review mengungkapkan bila seseorang memiliki gaji minimal tiga kali lebih besar dari pasangan berpotensi untuk selingkuh.
Menurut Profesor Christin Munsch dari University of Connecticut yang menyusun studi ini, kesenjangan ekonomi yang besar memungkinkan seseorang untuk berselingkuh.
Advertisement
"Ketika membandingkan penghasilan dengan pasangan dan ternyata lebih besar, muncul perasaan `kami tidak ingin menikah dengan pecundang`," terang Munsch seperti dilansir Cosmopolitan, Sabtu (6/6/2015).
Apalagi bila yang memiliki gaji lebih besar adalah pria dan ia satu-satunya pencari nafkah. Kondisi seperti ini membuatnya merasa seolah-olah mampu melakukan perselingkuhan.
Namun, Munsch mengingatkan bahwa data ini merupakan sebuah penelitian kecil yang tidak berlaku mutlak bagi semua orang. Tidak berarti pria yang memliki gaji lebih besar pasti berselingkuh.
Baca juga:
2 Kesalahan Istri yang Bikin Suami Selingkuh