Donna Agnesia: Kegagalan Menjadi Pelajaran

TERKADANG hidup memang tak berjalan seperti yang diharapkan. Itulah yang dialami Donna Agnesia Wayong. <i>Presenter</i> Piala Dunia 2006 di <i>SCTV</i> ini gagal melangsungkan pernikahan dengan Okan Cornelius. Menurut Donna, keputusan berpisah diambil demi kebaikan bersama. Donna menekankan, jali...

oleh Liputan6Diterbitkan 08 Agustus 2006, 13:47 WIB
TERKADANG hidup memang tak berjalan seperti yang diharapkan. Itulah yang dialami Donna Agnesia Wayong. Presenter Piala Dunia 2006 di SCTV ini gagal melangsungkan pernikahan dengan Okan Cornelius. Menurut Donna, keputusan berpisah diambil demi kebaikan bersama. Donna menekankan, jalinan kasih dengan Okan yang berjalan selama satu setengah tahun kandas bukan karena pihak ketiga. "Begitu pula dengan dominan penghasilan dari aku," tambah cewek kelahiran 8 Januari 1979 ini. Menurut Donna, mereka berpisah lebih karena perbedaan visi. Sebenarnya konflik antara Donna dan Okan sudah berlangsung dari awal pacaran. Keduanya yakin dapat menyelesaikannya. Namun hingga menjelang pernikahan, mereka tak menemukan titik temu dalam menyatukan perbedaan visi. "Tidaklah mudah menerima [pasangan] apa adanya," kata cewek berdarah Belanda ini. Kendati telah menelan pil pahit dalam bercinta, tak membuat Donna jera. Donna menilai kegagalan justru dapat menjadi pelajaran dalam memahami kekasih kelak. "Aku nggak bisa memaksakan kehendak orang lain," ucapnya. Namun dengan tegar Donna mengatakan kini sedang berusaha berjalan beriringan dengan orang yang berbeda keinginan. Gadis bertinggi badan 172 sentimeter ini menambahkan, berharap dapat menemukan pria yang mencintainya dengan tulus. Menurut Donna, dalam rumah tangga tidak ada lagu kata-kata "aku", melainkan "kita". Donna juga menilai, lelaki adalah pemimpin. Jadi pria harus bersikap tegas. Donna sebagai wanita pun menyadari perannya sebagai istri dan ibu bila kelak menikah.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya