Menteri Susi Pamer Kesuksesan di Depan Dubes Negara Lain

Menteri Susi menggelar pertemuan dengan sejumlah duta besar negara seperti Norwegia, Vietnam, Jerman, Peru, dan Afrika Selatan.

oleh Septian DenyDiterbitkan 28 Mei 2015, 12:09 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menggelar pertemuan dengan sejumlah duta besar negara seperti Norwegia, Vietnam, Jerman, Peru, Afrika Selatan dan lain-lain. Pertemuan tersebut membahas terkait kerjasama di sektor maritim.

Dalam pertemuan ini, Menteri Susi memamerkan keberhasilannya selama enam bulan terakhir dalam memberantas pencurian ikan atau illegal fishing, unrepoted, unregulated (IUU) fishing yang mampu meningkatkan hasil perikanan Indonesia.

"Dalam enam bulan terakhir kita melakukan pemberantasan illegal fishing. Hal ini mendorong pertumbuhan sektor perikanan naik," ujarnya di Hotel Mandarin Oriental, Kamis (28/5/2015).

Selain itu, dia juga menunjukan kesigapan pemerintah dalam menangani kasus perbudakan terhadap anak buah kapal (ABK) asing di perairan Benjina, Maluku.

"Penangangan perbudakan manusia di Benjina adalah contoh pemberantasan IUU fishing," lanjutnya.

Menurut Susi, jika sejak menjabat sebagai menteri dirinya tidak banyak membuat kebijakan dan mengeluarkan aturan terkait pelarangan IUU fishing, maka lebih banyak sumber daya perikanan Indonesia tidak bisa diselamatkan.

"Jika kita tidak memperbaiki manajemen kemaritiman, banyak yang akan terjadi di Indonesia. Kasus Benjina misalnya menjadi bukti adanya perbudakan," tandasnya. (Dny/Ndw)

Tag Terkait

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya