Liputan6.com, Jakarta Selama dua bulan terakhir, Fariz RM menjadi penghuni LP Cipinang. Musisi 56 tahun itu mengaku tak betah dan ingin segera keluar menjalani rehabilitasi. Fariz merasa dirinya tak lagi produktif selama berada di sel tahanan.
Ditambah lagi, Fariz mengaku tertekan karena kondisi psikisnya semakin terganggu. Ia merasa cobaan kali ini terasa sangat berat.
"Jelas berat, artinya lebih lama saya berada di tahanan, saya nggak bisa ngapa-ngapain. Saya cukup tertekan, secara psikis saya tertekan," kata Fariz RM di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2015).
"Bukan soal adiksinya, tapi soal psikologisnya. Saya ingin pulih secara psikologis," lanjutnya.
Advertisement
Pelantun Barcelona itu merasa ada dua hal berbeda dengan kasus narkoba yang menimpanya. Jika pada penangkapan pertama Fariz fokus pada pembersihan adiksi, kali ini ia ingin menghilangkan rasa traumanya.
"Dua peristiwa itu amat beda. Dulu persoalannya mengatasi adiksi, sekarang lebih ke masalah psikis. Supaya tidak takut, menjadi orang yang lebih berani dalam bergaul dan bersosialisasi," papar paman Sherina Munaf ini.
"Makanya saya berharap dapat izin untuk melanjutkan program rehabilitasi saya. Karena itu sangat penting," pungkas Fariz RM. (Ras/Mer)