Liputan6.com, London - Chelsea membutuhkan 11 poin lagi untuk menjuarai Liga Premier Inggris musim ini. Mereka adalah tim yang paling menakutkan di Inggris musim ini.
Di awal musim, The Blues --sebutan Chelsea-- kedatangan tiga pemain yang membuat permainan mereka semakin menakutkan. Tiga pemain yang dimaksud adalah Thibaut Courtois, Cesc Fabregas dan Diego Costa.
Seperti statistik yang diungkapkan Squawka, sejak kedatangan tiga pemain tersebut, performa tim asuhan Jose Mourinho tersebut meningkat drastis. Setidaknya mereka telah menciptakan 397 peluang sepanjang musim ini, 64 peluang diantaranya berbuah gol.
The Blues juga menjadi sebuah tim yang handal dalam memberikan umpan. Setidaknya 84 persen umpan yang mereka melepaskan selalu tepat sasaran.
Hingga pekan ke-32, ada tujuh pemain yang paling fantastis di tim asal kota London tersebut. Siapa saja mereka? Simak ulasannya di halaman berikut!
Advertisement
1
Thibaut Courtois
Musim ini, Thibaut Courtois telah membuat 27 penampilan di Liga Premier Inggris. Dia juga telah tampil di Liga Champions sepanjang empat kali.
Dari 27 pertandingan di Liga Premeir, mantan kiper Atletico Madrid tersebut mencetak sembilan clean sheets. Jika dirata-rata, Courtois melakukan penyelamatan sebanyak 2,04 per laga.
Selain itu, Courtois menggagalkan peluang lawan yang berbuah gol sebanyak 2,20 kali per laga. Dia menjadi kiper paling tangguh di Liga Premier Inggris dengan persentase penyelamatan sebesar 100 persen.
Statistik juga menjelaskan, kiper Timnas Belgia itu sering melakukan penyelamatan dengan meninju bola, persentase keberhasilan Courtois dalam hal ini sebesar 30 persen.
2
Nemanja Matic
Nemanja Matic sudah bermain untuk Chelsea pada musim ini sebanyak 29 pertandingan di Liga Premier Inggris dengan mencetak satu gol. Dia adalah salah satu ruh permainan The Blues.
Gelandang bertahan berusia 26 tahun tersebut telah menciptakan 21 peluang dan mencetak dua assists untuk The Blues. Tidak hanya itu saja, Matic mempunyai keunggulan dalam hal postur yang membuatnya bisa memenangkan duel dengan lawan. Persentase kemenangan Matic saat berduel dengan lawan sebesar 50 persen.
Bermain di lini tengah membuat dia diwajibkan tidak melakukan kesalahan dalam melakukan umpan. Matic pun membuktikan kalau dia pantas bermain bersama Chelsea. Buktinya, akurasi umpannya sebesar 86 persen.