"SAYA diinjak-injak terus, nangis terus" kata Pramoedya Ananta Toer dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-80 pada Ahad silam. Pesta ulang tahun ini dihadiri berbagai kalangan mulai dari seniman, pengusaha, hingga pejabat. Clara Shinta, anak W. S. Rendra, juga tampil membacakan salah satu karangan penulis yang sejak 1981 menjadi kandidat peraih Nobel Sastra.
Pria yang gemar bersarung ini pernah dipenjara pada masa kekuasaan mantan Presiden Soeharto. Pengalaman di balik dinding penjara di Pulau Buru, Maluku, itulah yang dicurahkan dalam buku Nyanyi Sunyi Seorang Bisu. Hingga kini, karya sastrawan kelahiran Blora, Jawa Timur, ini sudah diterjemahkan ke sejumlah bahasa. Happy birthday!
Ultah Pramoedya Ananta Toer
"SAYA diinjak-injak terus, <i>nangis</i> terus" kata Pramoedya Ananta Toer dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-80 pada Ahad silam. Pesta ulang tahun ini dihadiri berbagai kalangan mulai dari seniman, pengusaha, hingga pejabat. Clara Shinta, anak W. S. Rendra, juga tampil membacakan salah...
Diterbitkan 08 Februari 2005, 14:34 WIBPOPULER
1 2 3 4 5
Berita Terbaru
Misteri Pancang-Pancang Beton Laut Batam
- 5 jam yang lalu
Kronologi Guru Honorer Terancam 12 Tahun Penjara Gara-gara Permen Siswi
- 5 jam yang lalu
Perjuangan Remaja 14 Tahun di Kudus Melawan Tumor Otak
- 5 jam yang lalu
Kondisi Terkini Lokasi Konflik Lahan Berujung Pembakaran Kantor Sawit
- 6 jam yang lalu
Macan Kumbang Mangsa Ternak dan Masuk Rumah Warga Batang