Liputan6.com, Liverpool - Raheem Sterling kembali berbuat ulah. Usai kedapatan mengisap shisha, pemain depan Liverpool itu ketahuan mengisap nitrous oxide sampai teler.
Surat kabar Inggris, The Sun, membeberkan ulah pemain berusia 20 tahun itu. Dalam video yang diunggah, terlihat Sterling mengisap gas itu sampai teler dan tak sadarkan diri.
Nitrous Oxide dikenal sebagai gas tertawa. Gas itu memiliki aroma serta rasa manis. Biasanya, gas ini dipakai di dunia kedokteran sebagai zat untuk membius atau untuk membuat mati rasa. Gas itu dapat menimbulkan efek tertawa bagi orang yang menghirupnya. Mereka akan merasa rileks dan girang.
The Sun menyebut, Sterling mengisap gas tertawa itu beberapa jam sebelum laga Liverpool vs Newcastle United. Dalam laga yang digelar di Anfield Stadium, Selasa (14/4/2015) dinihari WIB itu, Sterling menyumbang satu gol kemenangan Liverpool.
Kubu Liverpool pun tak tinggal diam. Si Merah akan memanggil pemain keturunan Jamaika itu.
"Kami sudah tahu kabar itu, dan akan bicara dengan si pemain. Kami akan ambil keputusan secara internal," tulis pernyataan Liverpool.
"Bagi saya, sebagai atlet profesional, ini adalah sesuatu yang seharusnya tidak Anda lakukan. Tapi saya akan berbicara dengannya. Kami ingin pemain di sini super profesional, fokus pada sepak bola dan Sterling seperti itu," kata Manajer Liverpool Brendan Rodgers menyikapi ulah anak asuhnya itu.
Sebelumnya, Sterling juga kedapatan mengisap shisa. Pipa itu berwarna oranye dan mengandung tembakau beraroma buah.
Saat ini hubungan Sterling dan Liverpool sedang tak sedap. Sterling telah menolak kontrak baru dengan gaji 100 ribu poundsterling per pekan. Sterling menilai angka itu masih terbilang kecil.
Advertisement
Efek Nitrous Oxide
Nitrous Oxide, gas ini biasanya dibeli di tabung. Gas kemudian dipindahkan ke wadah seperti balon. Di Inggris, Nitrous oxide legal. Meski demikian, tak berarti gas itu aman untuk digunakan.
Efek Nitrous Oxide bervariasi, tergantung dari tiap orang. Berikut efek-efeknya:
1. Perasaan euforia, relaksasi dan ketenangan.
2. Pusing, kesulitan dalam berpikir lurus dan tertawa.
3. Distorsi suara atau bahkan halusinasi.
4. Pada beberapa orang, sakit kepala dapat menjadi efek langsung yang tidak diinginkan.
Risiko:
• Tidak sadar atau kematian karena kekurangan oksigen. Hal ini terjadi ketika oksigen tersedia untuk bernafas secara efektif didorong oleh nitrous oxide.