Liputan6.com, Sanur - Kongres ke-IV PDIP dibuka oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Dalam pidato politiknya, dia meminta Presiden Jokowi memenuhi janji-janji saat kampanye.
"Saya berulang kali menyampaikan kepada Presiden, pegang teguhlah konsitusi itu. Berpijaklah pada konsitusi karena itulah jalan kenegaraan. Penuhilah janji kampanyemu, sebab itulah ikatan suci dengan rakyat," kata Megawati di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur (9/4/2015).
Dalam kaitannya dengan tugas konstitusi pula, PDIP mengingatkan kembali terhadap tugas pemimpin nasional untuk melindungi segenap bangsa. "Perlindungan itu termasuk mencegah berbagai kampanye gerakan terorisme yang tidak hanya bersifat radikal, namun sudah mengobarkan perang terhadap kemanusiaan," kata Megawati.
Megawati melanjutkan, "Tanpa bermaksud meremehkan gerakan terorisme yang lain, saya melihat bahwa masalah ISIS sangat serius dan perlu segera disikapi. ISIS sudah bertindak atas nama negara. Bahkan telah melakukan rekrutmen terhadap warga negara Indonesia."
Pemerintah harus memastikan, agar rekrutmen seperti itu tidak boleh terulang kembali. PDIP, kata Megawati, dengan tegas menolak berbagai bentuk radikalisme dan terorisme atas nama apapun. Sebab Indonesia adalah negara berdaulat dengan masyarakat yang toleran.
"Indonesia tidak akan pernah membiarkan paham dan organisasi tersebut berkembang di Indonesia. Biarlah di bumi nusantara ini, hidup dan tumbuh berkembang, Indonesia sebagai tamansarinya keanekaragaman," kata putri Bung Karno itu.
Kongres ke-IV PDIP yang digelar di Sanur, Bali, dibuka pukul 10.00 WIT, Kamis (9/4/2015). Pembukaan kongres itu dihadiri Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Yus)
Advertisement