Indonesia Siap Pamerkan Kemajuan Bangsa di KAA

"(KAA) ini merupakan kesempatan baik bagi para negara di Asia Afrika berbagi pengalaman untuk mengetahui kemajuan masing-masing negara."

oleh Andreas Gerry TuwoDiterbitkan 02 April 2015, 15:53 WIB
KAA akan dilaksanakan di kota Bandung pada 19-24 April mendatang, Jakarta, Senin (30/3/2015). Tampak banner penyambutan telah terpasang di kawasan Senayan(Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia sebentar lagi akan menjadi tuan rumah hajatan internasional: Konferensi Asia-Afrika di Jakarta dan Bandung. Lantas, bagaimana negara kita memanfatkan momentum berharga tersebut?

Soal itu, Kementerian Luar Negeri berpendapat, akan ada banyak hal yang dilakukan Indonesia dalam KAA.

"KAA akan dipakai Indonesia akan untuk sharing pengalaman dalam menghadapi banyak tantangan temasuk di bidang pembangunan," kata Direktur Kerjasama Intrakawasan Asia Pasifik Afrika, Ben Carnadi dalam konfrensi pers mingguan di kantor Kemlu, Kamis (2/4/2015).

Tidak cuma itu, Indonesia pun akan memakai KAA menunjukkan beberapa bukti keberhasilan pembangunan. Termasuk di sejumlah bidang penting.

"Indonesia juga akan menggunakan KAA sebagai show case di bagaimana perkembangan politik ekonomi dan kemasyarakatan," sambung dia.

Selain itu, diharapkan  apa yang dibuat Indonesia bisa dilakukan pula negara lain. Pasalnya, KAA adalah ajang yang tepat untuk berbagi pengamalan.

"(KAA) ini merupakan kesempatan baik bagi para negara di Asia Afrika berbagi pengalaman untuk mengetahui kemajuan masing-masing negara," pungkas dia.

Indonesia juga punya misi dalam penyelenggaraan KAA. Salah satunya, mendorong peserta KAA yang hadir, agar turut mendukung deklarasi kemerdekaan Palestina.

Penanggung jawab Panitia Nasional ‎Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) Luhut Pandjaitan mengatakan, adalah komitmen Jokowi sejak awal menjadi presiden, pemerintah RI akan terus mendorong deklarasi ini, agar Palestina menjadi negara merdeka dan masuk anggota PBB.

"Dan itu saya pikir, sangat penting untuk kita dorong mengenai kemerdekaan Palestina dan dukungan penuh Palestina masuk PBB," tegas Luhut. (Ein)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya