Suami Ussy Sulistiawaty Diduga Terlibat Penganiayaan Berat

BELUM genap tiga bulan Yusuf Sugianto menjadi suami Ussy Sulistiawaty, rumor tak sedap sudah meruap. Yusuf yang pengusaha kayu asal Kalimantan dituduh mendalangi penganiayaan terhadap Abikusno Nachran, aktivis lingkungan hidup Wana Cipta Lestari. Kasus pemukulan terjadi November 2001. Kala itu, Abik...

oleh Liputan6Diterbitkan 02 Desember 2005, 15:18 WIB
BELUM genap tiga bulan Yusuf Sugianto menjadi suami Ussy Sulistiawaty, rumor tak sedap sudah meruap. Yusuf yang pengusaha kayu asal Kalimantan dituduh mendalangi penganiayaan terhadap Abikusno Nachran, aktivis lingkungan hidup Wana Cipta Lestari. Kasus pemukulan terjadi November 2001. Kala itu, Abikusno yang juga wartawan lokal menerbitkan tulisan kasus penyelundupan kayu ke Cina yang diduga melibatkan Abdul Rasyid (anggota MPR), paman Yusuf. Abikusno pun memberikan data kepada Departemen Kehutanan, sehingga tiga kapal milik Cina yang dipakai mengangkuti kayu ilegal disita. Buntut penerbitan tulisan itu, Abikusno diteror habis-habisan. "Saya diserang dua puluh orang bersenjata mandau," ungkap dia. Para penyerang memotong habis empat jari tangan dan setengah dari salah satu ibu jari Abikusno. Lengan lelaki bertubuh sedang itu juga hampir putus. "Seharusnya saya sudah meninggal, tapi diselamatkan Allah," ujar anggota Dewan Perwakilan Daerah asal Kalimantan Tengah itu. Penganiayaan terhadap Abikusno bukan tidak diketahui pemerintah. Buktinya, mantan Sekretaris Jenderal Departemen Kehutanan dan Perkebunan Soeripto pada era Presiden Abdurrahman Wahid mengakui, pernah mendengar berita itu. Namun, dia tidak dapat memastikan keterlibatan Yusuf. Soeripto hanya menjelaskan Abikusno dengan seorang aktivis lain dianiaya karena tertangkap basah tengah mencari bukti keterlibatan PT Tanjung Lingga pimpinan Abdul Rasyid. "Mereka [Abikusno] menyamar sebagai pembeli," kata Soeripto. Benar atau tidaknya Yusuf terlibat sejauh ini masih sulit dikonfirmasi. Yusuf maupun Ussy yang tengah berbadan dua sulit ditemui. Kita tunggu saja kelanjutan berita ini.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya