Rico Tampatty di Antara Dua Profesi

RICO Tampatty, yang dikenal sebagai bintang film remaja era `80-an termasuk artis yang sangat memperhatikan pendidikan formal. Lantaran itu, lelaki yang mengaku menyukai lagu-lagu dangdut ini sempat "hilang" dari jagat perfilman nasional ketika memutuskan untuk sekolah bisnis di Hawaii Pacific University, Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, pada 1987-1999. Rico mengaku tak menyesal keputusan meninggalkan dunia film, di saat namanya menjadi pergunjingan dan idola remaja saat itu. Menu...

oleh Liputan6Diterbitkan 26 Juli 2002, 13:06 WIB
RICO Tampatty, yang dikenal sebagai bintang film remaja era `80-an termasuk artis yang sangat memperhatikan pendidikan formal. Lantaran itu, lelaki yang mengaku menyukai lagu-lagu dangdut ini sempat "hilang" dari jagat perfilman nasional ketika memutuskan untuk sekolah bisnis di Hawaii Pacific University, Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, pada 1987-1999. Rico mengaku tak menyesal keputusan meninggalkan dunia film, di saat namanya menjadi pergunjingan dan idola remaja saat itu. Menurut dia, keputusan yang diambil secara cepat malah menghilangkan masa transisi. Padahal, selama ini masa transisi tadi kerap membuat seseorang diserang sindroma atau kekhawatiran popularitas bakal luntur. Akibatnya banyak artis yang melanjutkan pendidikan atau sekolah, gagal di tengah jalan. Kini, setelah masa-masa itu lewat, putra pasangan Laila Ibrahim-Adam Reynanda Putra Tampatty ini dikenal sebagai konsultan bisnis. Di sela-sela kesibukan sebagai "orang kantoran", Rico masih sempat main sinetron dan menjadi model video klip. Rico juga ternyata bukan hanya penikmat dangdut. Pemeran suami pemarah dalam sinetron "Hatiku Bukan Pualam" ini bahkan menjadi model video klip produksi Rexinema untuk nyanyian Camelia Malik yang bertajuk "Rekayasa Cinta". Mungkin nggak ya, jadi konsultan dangdut juga.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya