Siapa Raja Pasar Otomotif Dunia?

Total nilai penjualan kendaraan baru di AS lebih besar dari Tiongkok dengan selisih mencapai US$ 161 miliar.

oleh Rio Apinino diperbarui 11 Mar 2015, 11:28 WIB
Total nilai penjualan kendaraan baru di AS lebih besar dari Tiongkok dengan selisih mencapai US$ 161 miliar.

Liputan6.com, Los Angeles - Tiongkok saat ini merupakan pasar otomotif terbesar di dunia. Meski begitu, Amerika Serikat (AS) masih berpredikat sebagai negara dengan nilai penjualan terbesar bagi kendaraan baru.

Menurut survey TrueCar Inc. seperti yang dilansir Automotive News pada Rabu (11/3/2015), total nilai penjualan kendaraan baru di AS lebih besar dari Tiongkok dengan selisih mencapai US$ 161 miliar.

Padahal, pertumbuhan penjualan kendaraan baru di Tiongkok lebih tinggi dibanding AS. Penjualan kendaraan baru di Tiongkok meningkat menjadi 19,7 juta unit tahun lalu, sedangkan di AS, penjualan kendaraan hanya sekira 16,5 juta unit baru.

Meskipun lebih banyak penjualan di Tiongkok, tetapi harga rata-rata satu unit mobil lebih besar di Negeri Paman Sam. Hal itu yang membuat AS dapat mengungguli Tiongkok dalam urusan nilai penjualan kendaraan.

Sementara kendaraan bermotor di Tiongkok memiliki harga rata-rata US$ 20.805, harga rata-rata di AS mencapai US$ 34.537 per unitnya. Harga rata-rata tersebut membuat total nilai mobil baru di AS mencapai US$ 570,9 miliar, sedangkan di Tiongkok hanya US$ 409,9 miliar.

"Sementara pertumbuhan kendaraan baru di Tiongkok cukup pesat, nilai total mereka akan tetap lebih rendah dari AS, dan akan tetap demikian untuk beberapa waktu," kata Presiden TrueCar Inc. John Krafcik.

Bukan hanya mobil baru, penjualan mobil bekas di AS juga paling tinggi di dunia. Gabungan antara mobil baru dan mobil bekas tercatat terjual sebanyak 53,5 juta unit. Jumlah ini bahkan lebih banyak dua kali lipat dari Tiongkok yang hanya dapat menjual mobil baru dan bekas sebanyak 25,7 juta unit tahun lalu.

(rio/ian)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya