Pesona Batu Akik Nusakambangan

Sejumlah warga saat melihat batu khas Nusakambangan, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2015). Maraknya berita hukuman mati di lapas nusakambangan menjadi rejeki bagi warga Desa Wijaya Pura dengan batu-batu khas nusakambangan. (Liputan6.com/Johan Tallo)

oleh Johan Fatzry diperbarui 09 Mar 2015, 16:45 WIB
Pesona Batu Akik Nusakambangan
Sejumlah warga saat melihat batu khas Nusakambangan, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2015). Maraknya berita hukuman mati di lapas nusakambangan menjadi rejeki bagi warga Desa Wijaya Pura dengan batu-batu khas nusakambangan. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Sejumlah warga saat melihat batu khas Nusakambangan, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2015). Maraknya berita hukuman mati di lapas nusakambangan menjadi rejeki bagi warga Desa Wijaya Pura dengan batu-batu khas nusakambangan. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Seorang pedagang memperlihatkan batu khas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2015). Maraknya berita hukuman mati di lapas nusakambangan menjadi rejeki bagi warga Desa Wijaya Pura dengan batu-batu khas nusakambangan (Liputan6.com/Johan Tallo)
Tampak batu-batu khas Nusakambangan sebelum diolah Nuskambangan, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2015). Maraknya berita hukuman mati di lapas nusakambangan menjadi rejeki bagi warga Desa Wijaya Pura dengan batu-batu khas nusakambangan (Liputan6.com/Johan Tallo)
Seorang pedangang saat menjajakan batu khas Nusakambangan, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2015). Maraknya berita hukuman mati di lapas nusakambangan menjadi rejeki bagi warga Desa Wijaya Pura dengan batu-batu khas nusakambangan (Liputan6.com/Johan Tallo)
Tampak batu-batu khas Nusakambangan yang sudah diolah,Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2015). Maraknya berita hukuman mati di lapas nusakambangan menjadi rejeki bagi warga Desa Wijaya Pura dengan batu-batu khas nusakambangan (Liputan6.com/Johan Tallo)
Sejumlah orang melihat batu-batu khas Nusakambangan, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2015). Maraknya berita hukuman mati di lapas nusakambangan menjadi rejeki bagi warga Desa Wijaya Pura dengan batu-batu khas nusakambangan (Liputan6.com/Johan Tallo)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya