Tes Kulit Bisa untuk Ketahui Sakit Alzheimer atau Parkinson

Penyakit Alzheimer dan Parkinson dapat diketahui dengan melakukan tes kulit

oleh Aditya Eka Prawira diperbarui 27 Feb 2015, 15:00 WIB
Penyakit Alzheimer dan Parkinson dapat diketahui dengan melakukan tes kulit

Liputan6.com, London - Dokter dari Central Hospital di University of San Luis Potosi, Meksiko, menjelaskan bahwa melakukan tes pada kulit dapat membantu mendeteksi apakah Anda bakal menderita Alzheimer dan Parkinson atau tidak.

Setelah mempelajari 53 orang relawan dengan demensia, diketahui bahwa kadar protein yang terdapat di kulitnya berbeda dari 12 orang yang dinyatakan sehat dalam penelitian itu.

Orang dengan Alzheimer memiliki kadar protein phospho-tau lebih besar dibandingkan orang sehat, sedangkan pada orang dengan Parkinson kadar protein alpha-synucleinnya lebih besar.

Namun, para peneliti masih membutuhkan penelitian lanjutan untuk benar-benar memastikan bahwa dari pemeriksaan kulit dapat diketahui seseorang menderita Alzheimer dan Parkinson atau tidak.

Apalagi, jumlah penderita penyakit ini di Inggris sendiri berjumlah 850 orang. Untuk itu, dibutuhkanlah penelitian lanjutan agar dapat digunakan oleh badan kesehatan demi mencegah peningkatan jumlah penderitanya.

Kepala Penelitian dari Alzheimer Research UK, Dr Simon Ridley, mengatakan, temuan baru yang dibelum dipublikasikan secara penuh ini, terlalu dini untuk digunakan sebagai cara baru mengidentifikasi orang dengan penyakit Alzheimer dan Parkinson.

"Biopsi kulit sudah terbukti berguna dalam penelitian demensia menggunakan cara lain, misalnya pada Alzheimer Research UK Stem Cell Research Centre," Kata Simon dikutip Daily Mail pada Jumat (27/2/2015)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya