Laba Bersih Dharma Satya Melonjak 201%

Kenaikan kinerja keuangan PT Dhara Satya Nusantara Tbk ini juga ditopang oleh harga rata-rata CPO naik 17,4 persen.

oleh Agustina Melani diperbarui 20 Feb 2015, 11:38 WIB
Ilustrasi CPO 5 (Liputan6.com/M.Iqbal)

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan perkebunan kelapa sawit, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) mencetak laba bersih sebesar Rp 649,8 miliar pada 2014. Laba bersih ini tumbuh 201,3 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 215,7 miliar.

Kenaikan laba bersih didorong dari kenaikan pendapatan bersih terutama industri kelapa sawit. Kontribusi industri kelapa sawit mencapai Rp 3,52 triliun, atau 72 persen dari total pendapatan bersih. Perseroan mencatatkan pendapatan naik 27,5 persen menjadi Rp 4,9 triliun dibandingkan 2013.

Laba kotor naik 43,6 persen menjadi Rp 1,71 triliun dibandingkan 2013 mencapai Rp 1,19 triliun. Dengan demikian margin laba bruto perseroan naik dari 31 persen pada tahun sebelumnya menjadi 34,9 persen pada 2014.

Sementara itu, laba usaha naik 63,7 persen menjadi Rp 1,08 triliun dibandingkan tahun sebelumnya mencapai Rp 656,9 miliar. Margin laba usaha juga meningkat dari 17,1 persen menjadi 22 persen. Melihat kondisi itu, laba per saham perseroan naik 201,3 persen menjadi Rp 306,5.

Kinerja keuangan ini juga ditopang dari harga rata-rata crude palm oil (CPO) yang mencapai Rp 8,27 juta per ton, atau naik 17,4 persen dibandingkan harga rata-rata 2013 sebesar Rp 7,05 juta per ton. Meski demikian, sejak kuartal IV 2014, harga CPO terus melemah berlanjut hingga awal 2015.

Untuk kinerja operasional, perseroan mencatatkan produksi tandan buah segar (TBS) naik 10,9 persen menjadi 1,38 juta ton. Dari jumlah itu, produksi TBS kebun inti naik 9,1 persen menjadi 1,26 juta ton pada 2014.

Produksi CPO juga naik 16,4 persen menjadi 390,9 ribu ton dibandingkan 2013 yang mencapai 335,7 ribu ton. Sedangkan produksi palm kernel oil (PKO) juga naik 35 persen dari 13,4 ribu ton pada 2013 menjadi 18,2 ribu ton.

"Perseroan mampu mempertahankan kinerja keuangan dan operasional yang didorong adanya peningkatan pendapatan dari sektor industri kelapa sawit," ujar Direktur Utama PT Dharma Satya Nusantara Tbk, Djojo Boentoro dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/2/2015).

Pada perdagangan saham Jumat pukul 09.46 WIB, saham DSNG naik 0,23 persen ke level Rp 4.320 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 79 kali dengan volume 17.601 lot. Nilai transaksi harian saham Rp 7,6 miliar. (Ahm/)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya