Bursa AS Ditutup Cetak Rekor di Akhir Pekan

Di mana indeks S & P 500 menggapai rekor tertinggi seiring peningkatan saham perusahaan energi yang mengekor harga minyak.

oleh NurmayantiDiterbitkan 14 Februari 2015, 05:00 WIB
(Foto: Liputan6.com)

Liputan6.com, New York - Bursa Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di akhir pekan ini, di mana indeks  S & P 500 menggapai rekor tertinggi seiring peningkatan saham perusahaan energi yang mengekor harga minyak.

Sementara indeks komposit Nasdaq mencapai posisi tertinggi dalam 15 tahun dibantu saham teknologi.

Melansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average naik 46,97 poin atau 0,26 persen ke posisi 18.019,35 poin. Kemudian indeks S&P 500 naik 8.51 poin atau 0,41 persen menjadi  2.096,99. Ini merupakan rekor tertinggi. S

ementara indeks Nasdaq Composite bertambah 36,22 poin, atau 0,75 persen ke posisi  4,893.84. Untuk minggu ini, Dow naik 1,1 persen, S & P 500 naik 2 persen dan Nasdaq naik 3,2 persen.

Ekuitas rally di akhir pekan ini terjasi setelah kesepakatan gencatan senjata antara Ukraina dan Rusia dan adanya kemajuan nyata tentang kesepakatan utang Yunani.

Indeks Nasdaq memiliki keuntungan terkuat dari tiga indeks utama lainnya. Didorong sebuah laporan Cisco Systems Inc (CSCO.O) awal pekan ini menyebabkan beberapa investor menyimpulkan bahwa permintaan saham teknologi akan membaik.

"Mungkin ada sentimen bahwa teknologi berubah sudut," jelas Peter Jankovskis, Co Chief Investasi Oakbrook Investments LLC di Lisle, Illinois.

Pasar memperoleh momentum di akhir sesi setelah banyak pedagang yang menahan untuk membuat taruhan besar di awal hari. Pasar AS ditutup pada Senin untuk liburan Hari Presiden.

Indeks S & P terutama dari sektor energi ditutup naik 1,95 persen, usai harga minyak mencapai level US$ 60 per barel untuk pertama kalinya pada ini, meskipun ada kekhawatiran tentang kelebihan pasokan.

Dari 391 perusahaan dalam indeks S & P 500, telah melaporkan pendapatannya, Sekitar 71,1 persen telah melampaui ekspektasi keuntungan.

Sekitar 6,5 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata 7,3 miliar sepanjang bulan ini, menurut BATS Global Markets. (Nrm)


Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya