4 Torehan Sejarah Gemilang AC Milan

Redaksi Liputan6.com coba memaparkan empat torehan gemilang AC Milan di Liga Champions.

oleh Liputan6Diterbitkan 12 Februari 2015, 08:00 WIB
Suporter klub AC Milan memenuhi tribun selatan Stadion GBK Jakarta, (7/6/2014), untuk menyaksikan aksi para legenda sepakbola dunia yang didominasi mantan pemain klub asal Italia tersebut. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Liputan6.com, Milan - AC Milan tengah mengalami situasi sulit. Bahkan dalam dua musim terakhir, I Rossoneri absen berlaga di Liga Champions. Meski begitu, Milan tetaplah salah satu tim paling berprestasi di kompetisi Eropa.

Sejauh ini, I Rossoneri telah mengoleksi tujuh gelar juara Liga Champions. Terakhir kali Milan menjadi kampiun adalah pada musim 2006/07 lalu. Saat itu, skuat Merah-Hitam mampu mengalahkan Liverpool 2-1 di final.

Tujuh titel juara Liga Champions yang dikoleksi oleh Milan adalah yang terbanyak di bandingkan klub-klub Liga Italia Serie A lainnya. Inter Milan dan Juventus masing-masing baru mengumpulkan tiga serta dua trofi.

Sayangnya, pasca melakukan perombakan besar-besaran di akhir musim 2010/11, AC Milan sulit bersaing, baik itu di kompetisi domestik maupun Eropa. Krisis finansial yang menghantam klub makin menyulitkan Milan membangun skuat yang berkualitas.

Alhasil, mereka tidak hanya gagal meraih trofi di Liga Italia Serie A dan Coppa Italia, namun juga tak mampu meraih tiket tampil di Liga Champions. Terakhir kali mereka unjuk gigi di Liga Champions adalah pada musim 2012/13.

Meski tengah terpuruk, namun prestasi Il Diavolo Rosso di Liga Champions tak bisa dipungkiri. Redaksi Liputan6.com coba memaparkan empat torehan gemilang AC Milan di Liga Champions.


Klub Terakhir Italia yang Menjuarai Liga Champions Secara Beruntun

Sejak didirikan pada 16 Desember 1899, Milan memiliki sederet pemain yang haus mencetak gol, baik di liga domestik maupun di level Eropa.

Klub Terakhir Italia yang Menjuarai Liga Champions Secara Beruntun

Diasuh Arrigo Sacchi pada musim 1987 hingga musim 1991, Milan mampu menjadi tim yang ditakuti di kompetisi domestik dan Eropa. Sacchi sukses mengantarkan Milan merengkuh dua gelar juara Liga Champions dua musim berturut-turut pada musim 1989 serta 1990.

Pada final Liga Champions musim 1988/89, skuat Merah Hitam mampu melumat FC Steaua Bucuresti empat gol tanpa balas. Sedangkan di laga puncak musim 1989/90, mereka berhasil memetik kemenangan 1-0 atas Benfica.


Salah Satu Klub Paling Sering Tampil di Final

AC Milan's Andriy Shevchenko celebrates after he scored the opening goal against FC Zurich during their UEFA Cup first round, second leg football match on October 2, 2008 in Zurich. AFP PHOTO / FABRICE COFFRINI

Salah Satu Klub Paling Sering Tampil di Final

AC Milan merupakan salah satu klub yang paling sering berlaga di partai puncak Liga Champions. Selain sukses meraih tujuh gelar juara pada musim 1963, 1969, 1989, 1990, 1994, 2003 dan 2007, I Rossoneri juga empat kali berada di posisi runner-up, yakni musim 1958, 1993, 1995 dan 2005.

Milan hanya kalah dari Real Madrid yang sudah 13 kali tampil di partai final, dimana 10 diantaranya sukses menjadi juara.

Lanjut Baca:

Tim Italia yang Paling Sering Lolos Fase GrupAC Milan memang memiliki prestasi yang kurang impresif di Liga Italia Serie A. Akan tetapi, di Liga Champions, Milan adalah yang terbaik dibandingkan klub-klub Italia lainnya.I Rossoneri adalah satu-satunya klub di Italia yang paling sering lolos ke fase grup Liga Champions, yakni sebanyak 29 kali. Dari 29 kali kesempatan, tujuh diantaranya berhasil meraih gelar juara.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya