Si Pirang yang Menyesal Jadi Perempuan Cantik

Tidak semua wanita bersyukur menjadi cantik. Simak kisah si pirang Dana Adiva.

oleh Liputan6 diperbarui 03 Feb 2015, 16:52 WIB
Tidak semua wanita bersyukur menjadi cantik. Salah satunya, wanita berambut pirang ini (foto: Odditycentral)

Liputan6.com, Jakarta Tidak mudah menjadi cantik, setidaknya itu yang dipikirkan oleh Dana Adiva, seorang wanita berusia 21 tahun. Dana yang berambut pirang ini menyatakan bahwa kecantikannya merupakan kutukan sekaligus berkah. Ia diperlakukan bak putri raja, namun di saat yang sama, kaum wanita iri pada kecantikannya dan kaum pria tak bisa berhenti menatap dirinya.

 

Dana, yang bercita-cita menjadi pegulat profesional, baru-baru ini tampil di acara MTV berjudul “True Life”. Ia mengeluh menjadi seseorang yang terlalu cantik. Gadis muda berambut pirang ini mengakui semua orang selalu memujinya cantik. Tapi ketika di SMA, ini jadi sesuatu yang tidak menyenangkan.

 

“Saya selalu diperhatikan oleh teman-teman pria saya, namun saya tidak bisa akrab dengan teman-teman perempuan saya. Mereka iri sekali dengan saya,” ungkap Dana seperti dilansir Odditycentral, Selasa (3/2/2015).

 

Tanpa bisa dikontrol, keadaan bertambah buruk ketika Dana mulai mendapatkan surat-surat penuh kebencian dari gadis-gadis lain. Akibatnya, ia terpaksa pindah sekolah. Dan itu hanya sedikit dari banyak hal buruk lain yang terjadi pada Dana. 

 

Ternyata, kecantikannya juga berpengaruh pada kesempatannya menemukan cinta sejatinya. “Saya berharap akan menemukan cinta suatu hari nanti, tetapi kalau Anda terlihat seperti saya, hal itu tidak mudah. Penampilan saya menghambat mimpi saya,” lanjut Dana. “Ketika saya berjalan masuk bar, saya sudah terbiasa dengan semua pria menatap saya”. Tetapi, pria yang betul-betul disukainya tak pernah menganggap serius dirinya. Sungguh sebuah tragedi.

 

Wanita yang ingin menjadi pegulat ini mengakui bahwa tidak selamanya hal-hal buruk saja yang terjadi. “Saya selalu mendapatkan apa yang saya inginkan dan diperlakukan seperti seorang putri raja. Saya tidak harus pintar, karena saya punya kecantikan,” kata Dana di acara TV itu. 

 

Tetap saja, keuntungan menjadi wanita cantik tidak cukup baginya sejak awal. Tak peduli keadaannya, semua pria melihat ke arah dirinya, yang baginya merupakan hal paling menyebalkan di seluruh dunia. Ia mencoba membuat dirinya terlihat lebih jelek. Ia mewarnai rambutnya dengan warna cokelat, memakai kacamata, dan bahkan menambah berat badan. Namun tak ada yang berhasil mengalihkan perhatian para pria dari dirinya. 

 

Akhirnya, Dana memutuskan untuk menerima nasib buruknya dan ia membuat dirinya jadi semakin cantik. Ia membiarkan rambutnya berwarna pirang alami, bahkan menabung untuk operasi payudara, yang ia perkirakan akan menambah nilai kecantikannya dari 10 ke 200. (Indy Keningar/Igw)

 

 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya