Liputan6.com, Jakarta - Tahun 2015 baru saja dimulai. Dell sebagai salah satu perusahaan komputasi internasional mengawali tahun 2015 dengan mengekspansi pasar bisnis lewat jajaran produk komputer jinjing terbarunya.
Produk ultrabook terbaru Dell ini mengusung nama Latitude 13 Seri 7000. Terlahir sebagai komputer hibrida, ultrabook ini bisa difungsikan sebagai komputer tablet alias 2 in 1. Keamanan, kekuatan dan mobilitas yang tinggi diklaim Dell sebagai keunggulan produk Latitude 13 Seri 7000.
"Sebagian orang di kelas profesional menginginkan kekuatan, keamanan, dan mobilitas di perangkat kerjanya. Dell mencoba memenuhi kebutuhan pasar komputer di kelas komersial dengan produk laptop kita," ungkap Danny Hartono, End User Computing Business and Development Strategy Dell Indonesia, Selasa (6/1/2015) di Hotel Double Tree, Jakarta.
Danny melanjutkan bahwa produk terbarunya ini dibuat menggunakan material unggulan seperti fiber dan magnessium alloy yang sudah memenuhi standar keamanan yang diterapkan oleh militer Amerika Serikat. Kehadiran fitur keamanan sensor sidik jari enkripsi harddisk diklaim akan membuatnya lebih aman dari ancaman hacker.
"Dell berusaha memberikan keamanan tertinggi di produk baru ini. Kita bisa amankan laptop pakai password dan fingerprint serta aplikasi pengaman harddisk dari ancaman hacker supaya data penting perusahaan tetap aman terjaga di dalam laptop," tambah Danny.
Keamanan berlapis yang diterapkan Dell membuatnya diklaim sebagai 'the most secure 2 in 1 in the world'. Spesifikasi lain yang ditawarkan laptop ini ialah prosesor Intel M Core dipadu RAM 4GB, layar sentuh seluas 13 inci dilapis IPS dan Gorilla Glass serta baterai hemat daya.
Berjalan di atas sistem operasi Windows 8 Pro, laptop ini diklaim sebagai tambahan kekuatan ultrabook baru Dell dalam menghadapi persaingan di industri komputer pada tahun 2015. Microsoft mengaku telah memberikan dukungan penuh bagi Dell melalui produk sistem operasi miliknya.
"Microsoft selalu bekerjasama dengan Dell untuk menyediakan solusi-solusi untuk menjawab tantangan yang semakin berat untuk menyeimbangkan inovasi dengan kebutuhan dalam menghasilkan aplikasi lebih cepat dan lebih efisien," ujar Lucky Gani, Windows Business Group Head Microsoft Indonesia.
Ultrabook 2 in 1 yang diklaim paling aman di dunia ini sudah mulai tersedia di jaringan distribusi Dell Indonesia. Perusahaan asal Amerika Serikat tersebut melego komputer jinjing terbarunya ini dengan harga US$ 950 atau setara Rp 12 jutaan.
(den/isk)
Advertisement