Catatan Film Hollywood 2014: Buatlah Film Sampai ke Tiongkok

Hollywood kian berpaling pada pasar luar Amerika, terutama negeri berpenduduk fantastis seperti Tiongkok

oleh Ade IrwansyahDiterbitkan 30 Desember 2014, 15:50 WIB
Robot-Robot Gagah di Transformers

Liputan6.com, Jakarta Tahun 2014 segera berakhir. Dan Hollywood harus menerima kenyataan kalau pendapatan mereka tahun ini dari tiket bioskop di wilayah Amerika Utara (AS, Kanada, dan Meksiko) turun lima persen dari tahun lalu.

Dicatat Hollywood Reporter, Senin (29/12/2014), tahun ini merupakan angka penurunan terbesar dalam sembilan tahun terakhir.

Jika masih ada kabar baik dari dalam negeri Amerika, industri film Hollywood berhasil mengambil momen musim gugur dan musim dingin untuk menambal pendapatan yang turun saat musim panas, yakni turun 15 persen dibanding musim panas tahun 2013.

Apa penyebab penurunan pendapatan box office tahun ini?

Foto dok. Liputan6.com


Sejumlah film-film unggulan musim panas tahun ini tidak bagus performanya, termasuk The Amazing Spider-Man 2 (rilis 2 Mei) dari Sony dan Transformers: Age of
Extinction (27 Juni) milik Paramount. Meski The Hunger Games: Mockingjay — Part 1 (1 Agustus) menjadi film kedua yang meraup di atas USD 300 juta setelah Guardians of the Galaxy punya Disney, namun dua film itu tak bisa mengalahkan seri The Hunger Games sebelumnya. (Sejauh ini Guardians of the Galaxy meraup USD 332 juta, dan Mockingjay Part 1 meraup USD 306 juta).

Hollywood Reporter mencatat, hingga Minggu (28/12/2014) kemarin, pendapatan box office dari Amerika Utara diperkirakan sudah meraih USD 10,2 miliar. Angka itu diproyeksikan mencapai USD 10,4 miliar pada 31 Desember esok. Masih kalah dibanding tahun 2013 yang meraih USD 10,9 miliar. Juga lebih kecil dari angka box office tahun 2012 yang berjumlah USD 10,8 miliar, dan kalah jauh dengan angka box office tahun 2011 yang mencapai USD 10,17 miliar.

Meski ada kabar buruk dari dalam negeri, dari luar negeri justru muncul kabar baik bagi Hollywood. Film Transformers: Age of Extinction mungkin tak terlalu
disukai masyarakat AS, tapi warga dunia lain tampak menggemari film tersebut. Filmnya meraih pendapatan total USD 1,8 miliar dari seluruh dunia, termasuk rekor di atas USD 300 juta dari Tiongkok.

Lanjut Baca:

Kenyataan di atas membuktikan satu hal: kini pasar dalam negeri bukan andalan Hollywood mencari untung. Mereka kian berpaling pada pasar luar Amerika, terutama negeri berpenduduk fantastis seperti Tiongkok (1,3 miliar!).

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya