Agus Gumiwang Ajak Anggota Fraksi DPR Golkar Ikuti Agung Laksono

Kubu Agung Laksono berniat menggeser posisi Ade Komaruddin sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR

oleh Andi Muttya Keteng diperbarui 18 Des 2014, 05:39 WIB
Agus Gumiwang Kartasasmita (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Fraksi Golkar DPR RI versi Agung Laksono, Agus Gumiwang Kartasasmita mengimbau para anggota fraksi mengakui dan mendukung DPP Golkar kubu Agung. Hal itu disampaikannya usai rapat pleno di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat.

"Kami imbau fraksi di DPR ikut DPP Agung. Karena keberadaan DPP Agung sah secara hukum," ucap Agus, Rabu (17/12/2014).

Agus mengatakan meski belum secara resmi diakui dan disetujui oleh Sekretariat Jenderal (Setjen DPR) dan pimpinan dewan sebagai Ketua Fraksi, namun dirinya sudah menjalin komunikasi dengan beberapa anggota fraksi Golkar.

Namun kata dia, yang menjadi persoalan adalah DPR saat ini sedang masa reses, sehingga konsolidasi sulit dilakukan. Oleh karena itu, Agus mengaku akan menunggu masa reses selesai pada 11 Januari 2015 mendatang.

"Kita tunggu reses selesai. Tadi juga Pak Novanto bilang akan cari jalan keluar seadil-adilnya soal keberadaan fraksi Golkar di DPR. Itu sikap yang positif," imbuh dia.

Ketua DPP Golkar bidang Komunikasi Informasi dan Penggalangan Opini hasil Munas Jakarta, Leo Nababan sebelumnya menyampaikan surat pengajuan untuk penggantian pengurus Fraksi Golkar langsung kepada Ketua DPR Setya Novanto tanpa melalui Setjen DPR.

"Kami langsung (serahkan) ke Setya Novanto," ucap Leo yang didampingi Anggota tim Penyelamat Partai Golkar Ibnu Munzir.

Kubu Agung Laksono berniat menggeser posisi Ade Komaruddin sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR dan menggantinya dengan Agus Gumiwang Kartasasmita. Sedangkan untuk jabatan Sekretaris Fraksi akan diduduki Melkias Mekeng menggantikan Bambang Soesatyo.

Tak hanya Fraksi di DPR, Ketua Fraksi Golkar MPR juga akan dirombak dari Hardi Susilo menjadi Agun Gunandjar Sudarsa. "Kami mengantarkan surat DPP (versi Munas Ancol) menyangkut kepengurusan mengenai Fraksi Golkar DPR dan MPR," imbuh Ibnu. (Riz)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya