Dampak dan Bahaya Mengonsumsi Miras Oplosan

Secara medis mengonsumsi minuman beralkohol berapa pun prosentasenya, jelas sangat berbahaya bagi tubuh manusia.

oleh Liputan6Diterbitkan 06 Desember 2014, 09:15 WIB
(Liputan 6 TV)

Liputan6.com, Garut - Tewasnya 20 orang akibat minuman keras (miras) di Garut, Jawa Barat mengejutkan semua pihak. Kejadian ini terus terulang seperti tak bisa dicegah.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Sabtu (6/12/2014), secara medis mengonsumsi minuman beralkohol berapa pun prosentasenya jelas sangat berbahaya bagi tubuh manusia. Apalagi jika dikonsumsi secara rutin dan dalam jangka waktu lama.

Menurut Dokter Ari Fahrial Syam, spesialis penyakit dalam dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, bagian tubuh yang paling cepat terkena dampak setelah menenggak miras adalah kerongkongan dan saluran pencernaan. Setelah itu baru terjadi luka di bagian lambung dan pengecilan hati.

Selain itu, sel penurunan kesadaran miras oplosan juga bisa mengakibatkan kematian. Ini terjadi karena peminum miras tak bisa melawan tekanan pada otak dan gangguan pernapasan yang datang secara tiba-tiba.

Sebagai antisipasi awal, peminum miras oplosan disarankan segera memuntahkan apa yang diminumnya atau langsung dibawa ke rumah sakit agar dokter bisa mengambil tindakan medis, sebelum zat yang masuk ke dalam tubuh menyebar ke organ lainnya.

Selain menewaskan 20 orang di Garut, pesta miras oplosan juga membuat lebih dari 100 warga Sumedang, Jawa Barat menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang. Mereka takut mengalami kematian seperti yang terjadi di Garut. (Mar/Tnt)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya