Tambah Tangki Penyimpanan BBM, Ketahanan Energi RI Jadi 30 Hari

Menteri ESDM, Sudirman Said menuturkan, pembangunan tangki penyimpanan BBM akan memakan waktu tiga tahun.

oleh Pebrianto Eko WicaksonoDiterbitkan 19 November 2014, 21:27 WIB
Sudirman Said (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah berniat menambah tangki penyimpan Bahan Bakar Minyak (BBM), untuk memperkuat ketahanan energi.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengatakan, pembangunan tangki penyimpanan BBM akan memakan waktu sampai tiga tahun. Penambahan tangki penyimpan akan meminimalisir  Indonesia dimainkan pihak penjual minyak.

"Satu bangun secepatnya tangki penyimpanan BBM supaya ketahanan meningkat, 2 sampai 3 tahun," kata Sudirman, di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (19/11/2014).

Begitu inginnya Indonesia memiliki tangki penyimpan BBM, menurut Sudirman bisa menyewa terlebih dahulu sebelum tangki penyimpanan selesai dibangun. "Kalau perlu awal-awal sebelum membangun sewa," tutur Menteri ESDM Sudirman Said.

Sudirman menambahkan, tangki penyimpanan BBM bertambah, maka ketahanan energi Indonesia akan semakin panjang dari 18 hari menjadi 30 hari. "Bisa dikerjakan bisa meningkat. Sehingga ketahanan lebih panjang kita besar ," pungkasnya. (Pew/Ahm)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya