Dari Jakarta, Mark Zuckerberg Singgah ke Korea Selatan

Pasca mengunjungi Indonesia, CEO sekaligus pendiri Facebook Mark Zuckerberg singgah ke negeri ginseng Korea Selatan.

oleh Dewi Widya NingrumDiterbitkan 15 Oktober 2014, 15:52 WIB
Mark Zuckerberg tiba di Incheon International Airport, Selasa (14/10/2014) kemarin

Liputan6.com, Jakarta - Pasca mengunjungi Indonesia, CEO sekaligus pendiri Facebook Mark Zuckerberg singgah ke negeri ginseng Korea Selatan. Menurut salah seorang pejabat Samsung, Zuckerberg mampir ke markas Samsung Electronics di Seoul Selasa (14/10/2014) kemarin.

Kunjungan Zuck ke kantor Samsung, menurut yang dilaporkan The Korea Times, Rabu (15/10/2014), adalah guna membahas kemungkinan-kemungkinan model bisnis baru kedua perusahaan.

Menurut berbagai sumber, keduanya bertemu di markas besar Samsung di Seoul dan kemudian mengadakan pertemuan makan malam. Acara makan malam ini kabarnya juga diikuti oleh COO Facebook Sheryl Sandberg, Samsung Mobile Chief Shin Jong-kyun dan sejumlah eksekutif lainnya dari kedua perusahaan.

Salah seorang juru bicara Samsung membenarkan bahwa Zuckerberg memang telah mengunjungi kantor pusat Samsung, namun ia enggan mengungkapkan rincian lain kunjungan tersebut, termasuk dengan siapa saja Zuckerberg bertemu dan untuk apa ia berkunjung ke sana.

Foto dok. Liputan6.com


Zuck diduga juga bertemu dengan pewaris Samsung yang menjabat sebagai vice chairman Lee Jay-yong, yang juga terlihat memasuki gedung. Sayangnya Lee tidak menanggapi pertanyaan wartawan saat memasuki gedung. Pada bulan Juni 2013 lalu, Zuckerberg pernah mengunjungi Seoul dan bertemu dengan Lee serta President Samsung Park Geun-hye.

Garap ponsel?

Sementara itu, sumber lain mengatakan Samsung tengah berupaya menjalin hubungan kerjasama yang lebih dalam dengan Facebook untuk mempertahankan posisinya ditengah ketatnya persaingan dari para rival Samsung, termasuk Apple dan pemain baru di bisnis smartphone -- Xiaomi.

Pertemuan ini menimbulkan spekulasi bahwa Samsung dan Facebook akan mengungkapkan gadget baru. Media lokal menyebutnya dengan "ponsel Facebook". 

Pengamat industri menilai, seperti dilansir Korea Herald, kolaborasi smartphone kedua perusahaan akan membawa banyak manfaat. Facebook akan mendapatkan pertumbuhan baru, sedangkan Samsung memperkuat bisnis smartphonenya yang kini terancam pesaing lain.

Pendapatan Samsung pada kuartal tiga 2014 dilaporkan menurun hampir 60 persen dari tahun lalu karena lesunya penjualan smartphone yang menjadi bisnis utama Samsung selama ini. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya