Perasan Jeruk Lemon Bikin Kurus, Itu Mitos

Sudah sejak lama meminum air perasan jeruk lemon dikaitkan dengan penurunan berat badan. Benarkah?

oleh Aditya Eka Prawira diperbarui 02 Okt 2014, 19:30 WIB

Liputan6.com, Jakarta Sudah sejak lama meminum air perasan jeruk lemon dikaitkan dengan penurunan berat badan. Tidak sedikit yang memercayai bahwa meminum perasan dari buah yang mengandung banyak vitamin C saat bangun tidur, berkhasiat membuang kalori dan lemak dari dalam tubuh.

Namun, hal itu kembali disanggah oleh Ahli Gizi dan Nutrisi, Mochamad Aldis Rusliadi, SKM. Menurut Aldis,  membiarkan air perasan jeruk lemon masuk ke dalam tubuh, justru membuat kalori-kalori itu tertimbun di dalam tubuh, meski sedikit.

"Yang paling ampuh, cuma olahraga di pagi hari," kata Aldis dalam sebuah acara untuk memperkenalkan alat olahraga bernama 'OSIM uShape' di Kota Kasablanka, Kuningan, Jakarta, ditulis Kamis (2/10/2014).

Nutrition and Health Education Executive dari Nutrifood menerangkan, ketika tubuh melakukan olahraga, membuat sejumlah otot berkontraksi dan relaksasi.

Karena ketika berolahraga memunculkan banyak radikal bebas ke dalam tubuh, maka dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin C yang berasal dari buah dan sayuran. "Di sinilah fungsinya air jeruk lemon itu. Untuk mengantisipasi radikal bebas yang semakin tinggi, pada orang-orang yang rutin berolahraga, seperti atlet," kata Aldis menerangkan.

Jadi, tekan Aldi, meminum air perasan jeruk lemon dikaitkan dengan penurunan badan itu hanya mitos, karena tubuh justru menumpuk kalori kembali. Tapi, bila untuk menangkal radikal bebas yang diakibatkan dari olahraga, maka itu bisa dikaitkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya